Perjalanan Lee Zii Jia dalam dunia bulu tangkis semakin menunjukkan kemajuan yang signifikan, dengan kenaikan peringkatnya ke posisi 54 dunia setelah berhasil melaju ke semifinal Canada Open pekan lalu. Kenaikan ini memicu perdebatan mengenai kemungkinan Lee untuk kembali merebut posisi sebagai pemain tunggal putra terbaik Malaysia, setelah mengalami masa sulit akibat cedera dan hasil yang tidak konsisten.
Semifinal yang Berarti bagi Lee Zii Jia
Bagi Lee, pencapaian di Canada Open 2026 memiliki arti yang lebih dalam. Ini merupakan penampilan pertamanya di semifinal BWF World Tour setelah dua tahun, menandai akhir penantian panjang untuk mencapai tahap yang lebih jauh dalam turnamen. Pemain berusia 28 tahun ini tengah berusaha untuk membangun kembali performanya setelah mengalami gangguan akibat cedera yang memaksanya untuk memulai kembali dari peringkat yang lebih rendah.
Awal tahun ini, Lee sempat terpuruk ke peringkat 144 dunia, yang merupakan posisi terendah dalam kariernya. Penurunan tersebut terjadi setelah ia absen cukup lama dari kompetisi dan menghadapi tantangan berat saat kembali, termasuk harus melalui babak kualifikasi di beberapa turnamen. Namun, dalam enam bulan terakhir, Lee Zii Jia berhasil bangkit dengan pesat, naik 90 peringkat hingga mencapai posisi 54 dunia, menandakan bahwa usaha kerasnya mulai membuahkan hasil.
Persaingan di Tunggal Putra Malaysia Semakin Ketat
Lee kini semakin mendekati Justin Hoh, yang menempati peringkat 51 dunia. Selisih peringkat yang tipis ini memberikan peluang bagi Lee untuk melampaui Justin jika ia terus menunjukkan performa yang baik di turnamen mendatang. Target yang lebih tinggi adalah Leong Jun Hao, yang saat ini berada di peringkat 30 dunia sebagai pemain tunggal putra teratas Malaysia. Meskipun masih ada jarak yang cukup jauh antara Lee dan Leong, performa Lee yang meningkat membuat persaingan untuk posisi terbaik di tunggal putra Malaysia semakin menarik.
Bagi para penggemar bulu tangkis di Malaysia, perkembangan ini tentu menggembirakan. Lee Zii Jia yang semakin kuat menambah kedalaman dalam sektor tunggal putra, terutama dengan Leong Jun Hao dan Justin Hoh yang juga terus berupaya memperkuat posisi mereka di tingkat internasional. Lee Zii Jia selanjutnya akan berpartisipasi dalam Taiwan Open dan Korea Masters, memberikan lebih banyak kesempatan untuk meningkatkan peringkatnya dalam beberapa minggu ke depan.
Ia dijadwalkan untuk mengikuti Taiwan Open dari tanggal 28 Juli hingga 2 Agustus, sebelum melanjutkan ke Korea Masters yang berlangsung dari 4 hingga 9 Agustus. Turnamen-turnamen ini sangat penting bagi upayanya untuk kembali ke posisi puncak, di mana hasil yang baik akan membantunya mengumpulkan poin berharga dan mendekatkan diri pada status sebagai pemain tunggal putra nomor satu Malaysia.