Kembalinya Marc Marquez setelah menjalani operasi bahu menjadi berita baik bagi tim Ducati. Luigi Dall'Igna, General Manager Ducati, mengungkapkan bahwa peningkatan kondisi fisik Marquez telah membantunya tampil dominan dan menciptakan atmosfer yang lebih positif di dalam tim.
Setelah melewati masa-masa sulit di awal MotoGP 2026, Marquez menunjukkan bahwa ia telah kembali ke performa terbaiknya. Penampilannya yang mengesankan dalam beberapa balapan terakhir membuat tim Ducati semakin optimis menghadapi paruh kedua musim ini. Dall'Igna mengungkapkan kepuasan melihat perkembangan yang ditunjukkan oleh juara dunia delapan kali tersebut setelah operasi yang dilakukannya pada bulan Mei lalu. Ia menilai proses pemulihan Marquez berjalan dengan baik dan memberikan dampak signifikan terhadap penampilannya di lintasan serta suasana tim.
Awal Musim yang Menantang
Musim 2026 tidak dimulai dengan baik bagi Marquez. Ia mengalami kesulitan dalam mengendalikan Ducati GP26 akibat masalah pada bahu kanannya. Diketahui bahwa dua sekrup dari operasi cedera sebelumnya bengkok setelah insiden di MotoGP Indonesia musim lalu, yang menyebabkan tekanan pada saraf. Setelah mengetahui penyebabnya, Marquez menjalani operasi untuk mengangkat kedua sekrup dan serpihan tulang. Selain itu, ia juga menjalani operasi pada tulang metatarsal kelima di kaki kanannya akibat cedera saat Sprint Race MotoGP Prancis. Kondisi ini memaksanya untuk absen di Grand Prix Prancis dan Catalunya sebelum akhirnya kembali balapan di Mugello.
Kembalinya Kejayaan di Lintasan
Setelah kembali, performa Marquez langsung menunjukkan peningkatan yang signifikan. Ia berhasil meraih kemenangan di Grand Prix Hungaria, Republik Ceko, dan Jerman, sekaligus kembali terlibat dalam persaingan untuk gelar juara dunia. Dall'Igna mencatat bahwa balapan terakhir sangat sempurna, di mana Marquez berhasil meraih pole position, memenangkan Sprint Race, dan mencatat lap tercepat, serta memimpin balapan dari awal hingga akhir pada kedua hari balapan.
"Dia mengendalikan jalannya balapan dengan cepat, bersih, dan tidak pernah memaksakan motor secara berlebihan. Seorang juara sejati selalu mampu menyempurnakan kemampuannya. Gaya balapnya mungkin kini terlihat lebih sederhana, tetapi jauh lebih efektif dan minim risiko," ungkap Dall'Igna.
Dall'Igna juga merasa senang karena Marquez kembali menikmati balapan setelah melewati masa-masa sulit akibat cedera. Kemenangan di MotoGP Jerman semakin mengukuhkan Sachsenring sebagai sirkuit yang bersahabat bagi Marquez, yang kini telah mengumpulkan 13 kemenangan di sirkuit tersebut, termasuk 10 di kelas MotoGP, menyamai rekor legenda Giacomo Agostini.
Sampai jeda musim, Marc Marquez telah menduduki peringkat ketiga klasemen sementara MotoGP 2026, hanya tertinggal 18 poin dari Jorge Martin yang berada di posisi teratas, dan empat poin dari Ai Ogura di posisi kedua. Dengan peningkatan performa yang terus berlanjut, peluang Marquez untuk merebut kembali gelar juara dunia semakin terbuka lebar.