Logo
Moto GP

Kembalinya Marc Marquez: Strategi Ducati Memanfaatkan Aturan Baru

Marc Marquez menunjukkan kebangkitan yang signifikan di MotoGP 2026, didukung oleh perubahan strategi Ducati yang memanfaatkan aturan konsesi. Setelah kesulitan di awal musim, Ducati berhasil menemuka...

D
Dharma Kusuma
16 September 2026 30 pembaca
Marc Marquez dan Davide Tardozzi
Marc Marquez dan Davide Tardozzi

Kebangkitan Marc Marquez di ajang MotoGP 2026 tidak hanya disebabkan oleh peningkatan performanya yang semakin baik. Ducati juga mengambil langkah strategis dengan mengubah fokus pengembangan motor dan kembali melakukan pengujian pada motor 1000cc setelah memanfaatkan perubahan aturan konsesi yang ada.

Setelah mengalami kesulitan dalam menghadapi Aprilia di awal musim, Ducati akhirnya berhasil menemukan kembali momentum mereka. Kemenangan Marquez di MotoGP San Marino menjadi kemenangan kelima bagi Ducati dalam tujuh balapan terakhir. Hal ini sangat kontras dengan awal musim, di mana Ducati tidak mampu meraih kemenangan dalam tujuh balapan pertama, meskipun tim satelit seperti VR46 dan Gresini masing-masing berhasil meraih satu kemenangan.

Strategi Pengembangan Ducati

Michele Pirro menjelaskan bahwa Ducati mengambil langkah-langkah khusus ketika menyadari mereka mulai tertinggal dari pesaing. Pabrikan asal Borgo Panigale tersebut sempat mengalihkan sebagian sumber daya dari proyek motor 850cc yang direncanakan untuk 2027 dan kembali fokus pada pengembangan motor 1000cc yang digunakan di musim ini. Perubahan ini menjadi lebih memungkinkan setelah Ducati mendapatkan status peringkat B dalam sistem konsesi MotoGP pada bulan Juli lalu, yang memberikan mereka tambahan kesempatan untuk melakukan pengujian, termasuk alokasi 20 set ban Michelin tambahan.

Menurut Pirro, Ducati memanfaatkan kesempatan ini untuk mengembalikan performa yang sempat hilang. "Kami menjalani beberapa pengujian yang memang harus kami lakukan. Mungkin saat itu kami tidak terlalu fokus pada motor 850cc, tetapi kembali menggunakan motor 1000cc untuk mencoba memperbaiki beberapa hal kecil yang masih kurang," ujarnya kepada GPOne. Hasil dari pengujian ini membantu Ducati untuk mendapatkan kembali arah dalam pengembangan motor mereka.

Peningkatan Kondisi Marc Marquez

Di sisi lain, kondisi fisik Marquez juga menunjukkan perbaikan setelah melewati berbagai masalah cedera yang mengganggu performanya. "Marc kemudian kembali ke kondisi normal," kata Pirro. Langkah yang diambil oleh Ducati ini cukup menarik, mengingat aturan konsesi sebelumnya dianggap sebagai cara untuk membantu pabrikan yang tertinggal agar bisa mengejar ketertinggalan dari kompetitor. Ducati sendiri pernah mengkritik sistem tersebut karena dinilai tidak ideal dari segi persaingan.

Namun, setelah mengalami penurunan performa, Ducati justru mampu memanfaatkan aturan yang sama untuk melakukan pengujian tambahan. Hasilnya mulai terlihat jelas, di mana Marc Marquez kini memimpin klasemen pembalap setelah kemenangannya di Misano, sementara Ducati hanya tertinggal dua poin dari Aprilia dalam klasemen konstruktor.

Artikel Terkait