Logo
Moto GP

Kepala Aprilia Ingin Melihat Aksi Marc Marquez di Phillip Island

Massimo Rivola, kepala tim Aprilia, sangat antusias untuk menyaksikan penampilan Marc Marquez di Sirkuit Phillip Island pada MotoGP Australia 2026, terutama untuk mengetahui apakah ia masih bisa menun...

D
Dharma Kusuma
12 October 2026 25 pembaca
Marc Marquez
Marc Marquez

Massimo Rivola, yang menjabat sebagai kepala tim Aprilia, menunjukkan rasa penasaran terhadap penampilan Marc Marquez di Sirkuit Phillip Island pada MotoGP Australia 2026. Ia ingin melihat apakah pembalap dari tim Ducati tersebut masih mampu memanfaatkan salah satu keunggulan terbesarnya, yaitu kemampuannya beradaptasi di sirkuit yang berputar berlawanan arah jarum jam.

Marc Marquez dijadwalkan untuk kembali ke Phillip Island setelah terakhir kali meraih kemenangan di sirkuit tersebut pada tahun 2024. Selain berpeluang untuk menambah koleksi kemenangannya yang kelima di kelas utama, ia juga akan menghadapi persaingan yang ketat dalam perburuan gelar juara dunia musim ini.

Setelah absen dari MotoGP Australia 2025 karena cedera yang dialaminya di seri sebelumnya di Indonesia, balapan di Phillip Island tahun ini menjadi kesempatan pertama bagi Marquez untuk kembali ke sirkuit ikonik tersebut. Rivola menyatakan bahwa menghadapi Marquez merupakan tantangan yang signifikan bagi timnya. Meskipun Jorge Martin sempat memimpin klasemen dengan keunggulan dua poin atas Marquez menjelang MotoGP Indonesia, pengalaman yang dimiliki Marquez menjadikannya sebagai salah satu kandidat kuat untuk meraih gelar juara dunia.

Tantangan yang Dihadapi Aprilia

“Ini adalah hal tersulit yang bisa kami hadapi. Tahun lalu saya mengatakan hal itu mungkin dilakukan, tetapi pesan tersebut lebih ditujukan kepada orang-orang di dalam perusahaan,” ungkap Rivola kepada media. “Tahun ini kami sudah beberapa kali melakukannya. Saya tidak tahu apakah kami bisa mempertahankannya sampai akhir, tetapi situasi ini jelas sangat bagus. Kami sedang bersaing dengan kombinasi terbaik, yaitu Marc dan Ducati. Jika kami berada di posisi ini, berarti pekerjaan hebat telah dilakukan di Noale,” tambahnya.

Rivola juga menekankan bahwa Marquez adalah pembalap dengan pengalaman yang sangat berharga. “Menurut saya, dia adalah pembalap yang memiliki peluang terbesar karena paling berpengalaman. Dia sudah menghadapi situasi seperti ini berkali-kali,” jelasnya. “Dia tipe pembalap yang ketika membutuhkan 37 poin, dia akan mendapatkan 37 poin. Dia juga tahu kapan harus mengurangi risiko di situasi berbahaya.”

Karakteristik Sirkuit Phillip Island

Rivola secara khusus menyoroti karakteristik Sirkuit Phillip Island yang berputar berlawanan arah jarum jam, di mana Marquez dikenal memiliki kemampuan yang sangat baik. Namun, Phillip Island juga menyimpan tantangan tersendiri. Lintasan yang memiliki kecepatan tinggi dan tuntutan fisik yang besar dapat menguji kondisi Marquez, yang sempat terganggu oleh cedera sepanjang musim 2026.

Balapan di Australia ini berpotensi menjadi momen krusial, mengingat akan berlangsung pada lima seri terakhir musim ini. Hasil yang diraih oleh Marc Marquez dan Jorge Martin di Phillip Island dapat memengaruhi persaingan menuju gelar juara dunia MotoGP 2026.

Artikel Terkait