Logo
Moto GP

Kepergian Jack Miller, Sosok Berani yang Dikhawatirkan Akan Hilang dari MotoGP

Jack Miller diperkirakan akan meninggalkan MotoGP pada akhir musim 2026, yang membuat Presenter MotoGP Suzi Perry merasa khawatir akan kehilangan karakter berani dalam kompetisi tersebut.

E
Elvira Adhitama
26 August 2026 21 pembaca
Jack Miller
Jack Miller

Jack Miller hampir dipastikan akan meninggalkan ajang MotoGP pada akhir musim 2026. Kepergian pembalap asal Australia ini membuat Suzi Perry, seorang presenter MotoGP, merasa khawatir karena dinilai MotoGP membutuhkan sosok yang memiliki karakter berani dan dapat memanaskan persaingan di lintasan.

Dengan potensi hilangnya salah satu pembalap paling berkarakter di paddock pada akhir musim 2026, Jack Miller saat ini belum mendapatkan perpanjangan kontrak dari Pramac Yamaha dan semakin mendekati kemungkinan pindah ke World Superbike. Menanggapi hal ini, Suzi Perry memberikan pandangannya mengenai masa depan MotoGP tanpa kehadiran pembalap Australia tersebut.

Karakter Berani yang Diperlukan

Perry, yang merupakan presenter di TNT Sports dan telah lama menjadi wajah dalam liputan MotoGP di Inggris, mengungkapkan bahwa karakter Miller sangat berharga bagi olahraga ini. Ia mencatat bahwa grid MotoGP saat ini terasa lebih profesional, namun kehilangan sedikit sisi kontroversial yang sebelumnya membuat persaingan menjadi lebih menarik. "Saya melihat para pembalap saat ini mungkin sedikit lebih profesional dalam beberapa hal. Sisi tajam mereka sedikit berkurang karena apa yang boleh dan tidak boleh mereka katakan," ujarnya kepada Bike Shed Moto Co.

Ia kemudian menyoroti Jack Miller dan Pedro Acosta sebagai dua pembalap yang masih berani menunjukkan karakter yang berbeda di depan media. "Anda punya Jack Miller, Anda punya Pedro Acosta. Pedro menyukai sisi nakal ala Kevin Schwantz dan dia menginginkan lebih banyak hal seperti itu," tambahnya.

Pentingnya Karakter dalam Persaingan

Perry menilai bahwa Miller memiliki kemampuan untuk membuat suasana paddock lebih hidup. Ia menggambarkan pembalap Australia tersebut sebagai sosok yang sering menyimpan komentar atau respons untuk dilontarkan pada waktu yang tepat. "Saya sudah melihat apa yang dia lakukan di hadapan media. Dia melempar bom dan memanaskan suasana. Dia seperti berkata, 'Saya akan menyimpan yang satu itu untuk nanti'," kata Perry.

Menurutnya, karakter seperti itu sangat penting karena penggemar tidak hanya datang untuk menyaksikan persaingan di lintasan. "Sebagai penggemar, kami menyukai sedikit persaingan seperti itu dan kami tidak ingin semua orang akur. Rasanya agak membosankan ketika tidak ada Max Biaggi yang menyindir Mick Doohan atau Valentino yang menyindir semua orang," ujarnya.

Hingga saat ini, Miller belum mengumumkan rencana selanjutnya. Namun, World Superbike bersama Yamaha menjadi opsi yang paling kuat setelah perjalanan panjangnya di MotoGP mendekati akhir. Selain Jack Miller, MotoGP 2027 juga berpotensi kehilangan sejumlah pembalap berpengalaman lainnya seperti Brad Binder, Franco Morbidelli, Alex Rins, dan Maverick Vinales. Di sisi lain, Senna Agius akan menjadi salah satu wajah baru dari Australia setelah naik ke MotoGP bersama Tech3.

Artikel Terkait