Logo
Moto GP

Keputusan Ducati Lepas Francesco Bagnaia Dinilai Menguntungkan

Francesco Bagnaia akan meninggalkan Ducati untuk bergabung dengan Aprilia pada MotoGP 2027, dan kepindahan ini dianggap dapat memberikan keuntungan bagi Ducati jika performanya tidak membaik.

A
Arka Wisena
28 September 2026 20 pembaca
Francesco Bagnaia bersama Bos Ducati, Luigi Dall'Igna.
Francesco Bagnaia bersama Bos Ducati, Luigi Dall'Igna.

Francesco Bagnaia hanya memiliki waktu sekitar dua bulan sebelum resmi meninggalkan Ducati dan bergabung dengan Aprilia pada MotoGP 2027. Kepindahan ini dianggap bisa menjadi keuntungan bagi Ducati, terutama jika performa Bagnaia tidak kembali membaik seperti sebelumnya.

Setelah musim MotoGP 2026 berakhir, pembalap asal Italia ini akan mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Ducati. Selama enam musim terakhir, Bagnaia telah meraih dua gelar juara dunia dan 31 kemenangan balapan dengan tim pabrikan tersebut. Namun, performanya mengalami penurunan yang signifikan sejak musim lalu. Pada tahun 2026, Bagnaia mengalami masa sulit dengan enam kali gagal finis dari 15 balapan dan hanya lima kali menyelesaikan balapan di posisi enam besar.

Analisis Performa Bagnaia

Peter Bom, mantan kepala kru beberapa pembalap juara dunia, berpendapat bahwa Bagnaia seharusnya masih bisa finis setidaknya di posisi keenam atau ketujuh meskipun mengalami kesulitan untuk mendapatkan feeling terbaik dengan motornya. "Seperti Jorge Martin, Anda mungkin tidak memiliki hubungan yang sempurna dengan motor. Namun, Anda adalah juara dunia dua kali di atas salah satu motor terbaik di grid. Pada hari yang buruk, Anda seharusnya finis keenam atau ketujuh," ujarnya dalam sebuah podcast.

Bom juga menekankan bahwa Ducati dapat meraih keuntungan dari kepindahan Bagnaia. Ia menjelaskan bahwa masalah performa yang dihadapi Bagnaia akan dibawa ke Aprilia, sementara Ducati masih memiliki Marc Marquez yang diandalkan. "Ducati akan sangat senang karena mereka memiliki sisi lain garasi, Marc Marquez, yang menjalankan tugasnya dengan baik. Mereka mungkin akan diam-diam tertawa melihat tahun-tahun berikutnya ketika Bagnaia pergi ke Aprilia," tambahnya.

Tantangan yang Dihadapi Ducati

Saat ini, Ducati belum menemukan penjelasan mekanis yang memadai untuk menanggulangi penurunan performa Francesco Bagnaia. Sang pembalap sering mengeluhkan kurangnya feeling terhadap motornya, sementara Ducati telah mencoba berbagai konfigurasi untuk mencari solusi yang tepat. Luigi Dall'Igna, salah satu petinggi Ducati, mengungkapkan bahwa mereka telah melakukan sejumlah langkah pengembangan yang sebelumnya dianggap tidak sesuai demi memahami masalah pada motor Bagnaia secara menyeluruh.

Di tengah situasi ini, Ducati juga bersiap untuk menyambut kedatangan Pedro Acosta pada tahun 2027. Kehadiran pembalap muda tersebut akan membuat Acosta berduet dengan Marquez, sementara Bagnaia berusaha membangun kembali performanya bersama Aprilia.

Artikel Terkait