Performa tim Aprilia semakin mengkhawatirkan para pesaing mereka setelah menunjukkan dominasi di MotoGP Inggris 2026. Dalam persaingan gelar yang semakin ketat, Marc Marquez dianggap sebagai satu-satunya pembalap yang masih memiliki peluang nyata untuk menghentikan laju pembalap dari tim asal Noale tersebut.
Di sirkuit Silverstone, Aprilia menunjukkan kekuatan yang luar biasa. Jorge Martin berhasil meraih kemenangan di Sprint pada hari Sabtu, diikuti oleh Raul Fernandez yang membawa Trackhouse, tim satelit Aprilia, meraih kemenangan pada balapan utama di hari Minggu. Marco Bezzecchi juga tampil gemilang dengan menyelesaikan balapan di posisi ketiga, sehingga tiga posisi teratas kembali dikuasai oleh motor Aprilia.
Persaingan Gelar yang Semakin Ketat
Dominasi Aprilia ini membuat persaingan untuk gelar MotoGP 2026 semakin menarik. Setelah balapan di Inggris, Martin masih memimpin klasemen dengan 239 poin, sedangkan Bezzecchi berada di posisi kedua. Marc Marquez kini berada di posisi keempat dengan selisih 40 poin dari Martin.
Sang juara dunia MotoGP yang enggan disebutkan namanya, yang mungkin adalah Joan Mir atau Fabio Quartararo, menyatakan kepada El Periodico bahwa keunggulan Aprilia sangat terlihat di lintasan. Ia bahkan menyebut bahwa motor RS-GP jauh lebih unggul dibandingkan para pesaingnya. "Ketika melihat mereka di lintasan, Anda akan terkesima. Mereka sangat mulus, termasuk di lintasan lurus. Anda hampir tidak bergerak di atas motor, sementara motor mereka bahkan tidak bergeser," ujarnya.
Ia menambahkan, "Aprilia adalah motor yang superior, sangat superior. Ketika melihatnya di lintasan, baik saat berada di depan maupun mengejarnya, kami menyadari bahwa akan sangat, sangat sulit bagi mereka untuk kehilangan kejuaraan dunia." Menurutnya, hanya Marc Marquez yang memiliki kemampuan untuk menggagalkan dominasi Aprilia. "Di sini, satu-satunya orang yang bisa menghentikan Aprilia memenangi gelar adalah Marc, tanpa keraguan. Saya tidak melihat kemungkinan lain bagi mereka untuk kehilangan kejuaraan dunia ini."
Menuju MotoGP Aragon
Perhatian kini beralih ke MotoGP Aragon yang akan berlangsung pada akhir Agustus. Marquez memiliki rekam jejak yang kuat di MotorLand Aragon, dengan tujuh kemenangan di berbagai kelas di sirkuit tersebut. Tiga seri berikutnya, yaitu Aragon, San Marino, dan Austria, juga dianggap sangat menentukan. Jika Aprilia kembali mengumpulkan poin besar dalam rangkaian balapan tersebut, maka peluang Ducati untuk mengejar akan semakin berat.
Meskipun mengalami akhir pekan yang sulit di Silverstone, Marquez masih memiliki peluang untuk memangkas jarak. Ia menyelesaikan balapan di posisi kesembilan pada Sprint dan ketujuh dalam balapan utama. Oleh karena itu, performanya di sirkuit yang menjadi kekuatannya akan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan arah perebutan gelar MotoGP 2026.