Dalam perkembangan terbaru di dunia tinju, Devin Haney mengalami kehilangan calon lawan untuk pertahanan perdana gelar dunia WBO kelas welter. Hal ini terjadi setelah Keyshawn Davis secara resmi mengundurkan diri dari pertarungan yang seharusnya berlangsung. Sebelumnya, WBO telah menginstruksikan Haney untuk bertanding melawan Davis, yang merupakan penantang wajib di divisi 147 pon.
Negosiasi antara kedua pihak sempat mengalami kebuntuan. Beberapa laporan menyebutkan bahwa Davis menolak tawaran sebesar 3 juta dolar AS dari promotornya, Top Rank, yang merupakan jumlah terbesar dalam kariernya. Karena tidak tercapainya kesepakatan, proses kemudian dilanjutkan ke lelang hak promosi.
Lelang Hak Promosi
Dalam lelang tersebut, Top Rank berhasil mengalahkan Takeover Promotions yang dimiliki oleh Teofimo Lopez dengan penawaran mencapai 8,55 juta dolar AS, sehingga berhak menjadi promotor resmi untuk pertarungan ini. Berdasarkan pembagian hadiah standar yang berlaku, Davis diperkirakan akan mendapatkan sekitar 2,14 juta dolar AS.
Namun, hanya sehari setelah hasil lelang diumumkan, Davis menyatakan bahwa ia tidak akan menerima pembagian hadiah tersebut dan memilih untuk menarik diri dari pertarungan. Presiden WBO, Gustavo Olivieri, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima pemberitahuan resmi dari kuasa hukum Keyshawn Davis.
Pernyataan WBO dan Langkah Selanjutnya
Olivieri menyatakan, "WBO telah menerima pemberitahuan tertulis dari kuasa hukum Keyshawn Davis yang menyatakan bahwa ia tidak akan menerima pembagian hadiah sebesar 25 persen sesuai hasil lelang resmi WBO. Karena itu, ia tidak akan mengikuti pertarungan wajib gelar dunia kelas welter melawan Devin Haney," melalui media sosial.
Olivieri juga menambahkan bahwa Komite Kejuaraan dan Komite Peringkat WBO akan segera mengadakan rapat untuk menentukan langkah selanjutnya sesuai dengan regulasi organisasi. Hingga saat ini, belum ada kepastian apakah Haney akan langsung diperintahkan untuk menghadapi penantang wajib baru atau diberikan kesempatan untuk menjalani pertahanan gelar secara sukarela.
Devin Haney sendiri belum kembali bertanding sejak merebut gelar WBO kelas welter dengan mengalahkan Brian Norman Jr pada bulan November tahun lalu. Dengan situasi yang berkembang ini, petinju berusia 27 tahun tersebut masih harus menunggu keputusan dari WBO untuk mengetahui siapa lawan selanjutnya.