Miami Heat sedang mempersiapkan era baru dengan mengandalkan kombinasi Giannis Antetokounmpo dan Bam Adebayo. Kehadiran Klay Thompson dalam tim memberikan dorongan semangat yang signifikan menjelang musim NBA 2026-2027 yang banyak dinantikan. Thompson, yang sebelumnya hanya mengenal Giannis melalui permainan agresif dan kepemimpinan yang kuat di Milwaukee Bucks, kini menemukan sisi berbeda dari pemain bintang tersebut yang membuatnya terkesan.
Thompson mengakui bahwa banyak pemain NBA, termasuk dirinya, pernah memandang Giannis sebagai sosok yang terkesan arogan dan kaku. Namun, pandangannya berubah secara drastis setelah ia melihat sisi lain dari Giannis yang tidak banyak diketahui publik. Dalam sebuah wawancara setelah pertandingan pramusim, Thompson berbagi pengalaman berkesan dengan Giannis setelah kembali bermain setelah cedera panjang.
Momen Berkesan di Pertandingan
"Tahun ketika saya kembali setelah absen dua setengah tahun, kami berhadapan dengan Bucks. Saya bermain luar biasa, mencetak 38 poin," kenang Thompson. "Giannis menunjukkan kerendahan hatinya. Dia datang dari bangku lawan ke bangku kami, hanya untuk menyampaikan rasa senangnya atas kembalinya saya."
Thompson merasa terharu dengan sikap Giannis. "Sebagai salah satu dari 75 pemain terbaik sepanjang masa, dia tidak menunjukkan rasa kesal meski timnya kalah. Mendapatkan pengakuan darinya membuat saya melihatnya dari sudut pandang yang baru," tambah Thompson, sambil memuji sifat kemanusiaan Giannis yang jarang terlihat.
Perjalanan Karier Klay Thompson
Di sisi lain, Thompson kini menjadi bagian integral dari Miami Heat setelah sebelumnya dilepas oleh Dallas Mavericks karena tidak menemukan mitra perdagangan yang sesuai. Pada musim lalu, Thompson mencatatkan rata-rata 11,7 poin, 2,1 rebound, dan 1,4 asis dalam 21,7 menit per pertandingan. Meskipun tidak lagi menjadi pencetak poin utama seperti saat bersama Golden State Warriors, Thompson tetap menunjukkan produktivitas dan memberikan kontribusi positif bagi tim barunya, Miami Heat.