Los Angeles Lakers memulai musim baru dengan banyak perubahan setelah LeBron James meninggalkan tim. Dengan susunan pemain yang sepenuhnya berbeda, tantangan besar kini dihadapi oleh manajemen tim. Rob Pelinka, selaku General Manager Lakers, kini berada di bawah tekanan yang sangat tinggi menyusul sejumlah keputusan yang diambilnya.
Pergeseran Fokus Tim
Tim ini kini mengandalkan bintang baru, Luka Doncic, sebagai wajah masa depan franchise. Dalam upaya untuk memperkuat tim, Lakers melakukan berbagai langkah menarik di bursa transfer pemain bebas. Namun, beberapa tindakan Pelinka dianggap sebagai langkah yang terkesan "putus asa". Setelah era LeBron, Lakers dengan cepat mendatangkan pemain seperti Walker Kessler, Sandro Mamukelashvili, Quentin Grimes, dan Collin Sexton. Selain itu, ada juga nama-nama seperti Kevon Looney, Ziaire Williams, Mathysse Thybulle, dan Jaden Hardy yang siap bergabung.
Kontrak jangka panjang yang ditandatangani oleh Kessler, Mamukelashvili, dan Grimes telah memicu perbincangan hangat di kalangan penggemar dan analis NBA. Kessler, misalnya, menandatangani kontrak empat tahun senilai 130 juta Dolar AS setelah proses pertukaran dengan Utah Jazz. Sementara itu, Grimes dan Mamukelashvili masing-masing mendapatkan kesepakatan bernilai 60 juta dan 52 juta Dolar AS. Kontrak dua tahun Collin Sexton senilai 19 juta Dolar AS juga menimbulkan banyak pertanyaan, terutama terkait opsi pemain di tahun kedua.
Tantangan di Depan
Pelinka dianggap sebagai sosok yang paling tertekan di Lakers saat ini. Menurut laporan, kepemilikan tim yang terus berubah menambah ketidakpastian, dan kontrak yang diberikan pada musim panas ini tampak seperti langkah yang kurang tepat. Masa depan Luka Doncic juga menjadi sorotan utama. Meskipun diharapkan tetap menjadi bagian dari Lakers dalam jangka panjang, performa tim di playoff dapat mempengaruhi pembicaraan perpanjangan kontraknya. Jovan Buha, seorang reporter NBA, memprediksi bahwa Doncic mungkin akan menunda perpanjangan jika Lakers tidak memenuhi ekspektasi di musim 2026-2027.
Buha menyatakan, "Saya pikir Luka akan memperpanjang kontrak. Namun, waktunya bergantung pada hasil musim ini. Jika Lakers hanya memenangkan 45 pertandingan dan tersingkir di babak pertama, mungkin Doncic akan menekan untuk perubahan besar. Tapi jika mereka berhasil melaju jauh, dia kemungkinan besar akan bertahan." Cedera sekalipun mungkin tidak akan memaafkan musim yang mengecewakan bagi Lakers. "Ini tahun yang krusial bagi organisasi," tambah Buha. "Ketidakpuasan musim ini mungkin tidak langsung membuat Doncic hengkang, tetapi bisa menunda perpanjangan kontraknya."
Doncic sebelumnya telah menandatangani perpanjangan kontrak maksimal tiga tahun senilai 165 juta Dolar AS dengan Lakers pada Agustus 2025, yang akan berlaku mulai musim 2026-2027 dan memiliki opsi pemain untuk musim 2028-2029. Selain itu, Lakers juga memperpanjang kontrak Austin Reaves selama empat tahun senilai 180 juta Dolar AS, yang mengamankan bintang pendamping jangka panjang bagi Doncic di Los Angeles.