Pemain basket Breanna Stewart dari New York Liberty mengungkapkan alasan di balik kegagalan timnya melaju ke final WNBA 2026, menyoroti kurangnya konsistensi performa sejak awal musim. Dalam pertandingan semifinal melawan Atlanta Dream, Liberty tidak mampu menunjukkan perlawanan yang berarti dan harus menerima kekalahan dengan agregat 0-3, yang membuat mereka tersingkir lebih awal.
Stewart, saat diwawancarai, mengungkapkan, "Saya rasa kami tidak cukup konsisten (sepanjang musim ini). Ini bukan seperti sistem kejar semalam sebelum ujian. Anda harus siap bertarung dan benar-benar tancap gas sejak awal." Pernyataan ini mencerminkan kekecewaannya terhadap performa tim yang tidak stabil.
Perjalanan Musim yang Penuh Tantangan
New York Liberty memulai babak postseason dengan harapan untuk mempertahankan gelar juara mereka. Namun, perjalanan di musim reguler yang penuh tantangan membuat mereka hanya mampu menempati posisi kedelapan. Meskipun berhasil mencetak sejarah dengan mengalahkan tim unggulan Minnesota Lynx di putaran pertama, mereka gagal mempertahankan momentum saat bertanding melawan Atlanta.
Kekalahan Menyakitkan di Laga Penutup
Kekalahan Liberty terasa semakin menyakitkan karena mereka hampir saja memperpanjang kesempatan di seri tersebut. Stewart mencetak 26 poin dengan efisiensi tembakan 6 dari 15 di Game 3, menyamai catatan Jonquel Jones sebagai pencetak angka tertinggi tim. Namun, Liberty tidak mampu memanfaatkan peluang di akhir pertandingan untuk menyamakan kedudukan, yang membuat Atlanta meraih kemenangan dan mengakhiri perjalanan mereka di postseason.