Kota Los Angeles bersiap untuk memberikan penghargaan khusus kepada Russell Westbrook sebagai pengakuan atas prestasi gemilangnya di NBA serta komitmennya untuk masyarakat. Acara penghargaan tersebut direncanakan berlangsung di Balai Kota Los Angeles pada hari Jumat, 9 Oktober, waktu setempat.
Westbrook, yang mengumumkan pengunduran dirinya pada 12 Agustus lalu, lahir dan dibesarkan di Los Angeles. Ia dilahirkan di Long Beach, California, pada 12 November 1988, dan menempuh pendidikan di Leuzinger dan UCLA sebelum terpilih sebagai pilihan ke-4 dalam NBA Draft 2008.
Pemberian Penghargaan oleh Dewan Kota
Heather Hutt, anggota Dewan Kota Los Angeles dari Distrik 10, dijadwalkan untuk menyerahkan sertifikat penghargaan tersebut. Penghormatan ini bertujuan untuk mengakui perjalanan Westbrook selama 18 tahun di NBA serta kontribusinya dalam membantu komunitas, terutama di wilayah Los Angeles dan California Selatan yang kurang terlayani.
Pada tahun 2012, Westbrook mendirikan Russell Westbrook Why Not? Foundation, sebuah yayasan yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui akses pendidikan, pengembangan keterampilan kerja, dan layanan kesehatan mental yang lebih terjangkau.
Prestasi Cemerlang di Dunia Basket
Bagi Los Angeles, penghargaan ini bukan hanya sekadar pengakuan atas karier cemerlang Westbrook di dunia basket, tetapi juga atas perannya sebagai salah satu putra daerah yang berhasil mengangkat nama kota. Di lapangan, Westbrook dikenal sebagai salah satu point guard paling berpengaruh dalam sejarah NBA, di mana ia menghabiskan sebagian besar kariernya bersama Oklahoma City Thunder sebelum bergabung dengan beberapa tim lainnya, termasuk Houston Rockets dan Los Angeles Lakers.
Westbrook telah mencatat sembilan penampilan All-Star dan sembilan kali masuk dalam tim All-NBA, serta dua kali menjadi pencetak angka terbanyak. Pencapaian legendarisnya mencakup 209 tripel-dobel dalam kariernya, yang menempatkannya di posisi teratas dalam sejarah NBA. Ia juga berhasil mencatat rata-rata tripel-dobel dalam satu musim sebanyak empat kali, termasuk pada musim 2016–2017 ketika dinyatakan sebagai MVP NBA.
Pengaruh Westbrook masih terasa hingga saat ini, seperti yang diungkapkan oleh bintang Oklahoma City Thunder, Shai Gilgeous-Alexander. Shai menyatakan bahwa Westbrook memainkan peran penting dalam membangun fondasi yang menjadikan Thunder salah satu kekuatan besar di NBA saat ini. “Dia sangat dinamis sebagai pemain NBA, baik dalam kepribadian maupun sebagai rekan setim. Dia memiliki semuanya. Dia meletakkan fondasi yang kami pijak sekarang,” ungkap Shai dalam wawancaranya dengan laman NBA.