Marc Marquez memiliki prinsip yang tidak bisa ditawar saat bernegosiasi kontrak di MotoGP. Juara dunia delapan kali ini memilih untuk membatasi aktivitas promosi agar dapat menjaga kondisi fisik dan performanya di lintasan.
Marquez mengungkapkan bahwa salah satu syarat utama yang selalu ia ajukan dalam negosiasi dengan tim dan sponsor adalah pembatasan jumlah kegiatan promosi. Ia berpendapat bahwa terlalu banyak agenda komersial dapat mengganggu persiapan fisik seorang pembalap. Menurutnya, menjaga performa di atas motor jauh lebih penting dibanding memenuhi berbagai acara sponsor.
Pentingnya Keseimbangan antara Kegiatan Promosi dan Performa
Pembalap dari Ducati Lenovo Team ini menjelaskan bahwa setiap merek pasti menginginkan hasil terbaik serta eksposur dari pembalap yang mereka dukung. Namun, ia menekankan bahwa kedua aspek tersebut harus seimbang. "Saat bernegosiasi dengan sebuah merek, mereka tentu menginginkan hasil, tetapi juga meminta kehadiran di berbagai acara. Menurut saya, terlalu banyak agenda seperti itu tidak sejalan dengan upaya meraih hasil terbaik," jelas Marquez dalam wawancaranya.
Marquez juga mengaku selalu mengajukan pertanyaan yang sama kepada calon mitranya. "Saya selalu bertanya, apakah Anda ingin saya datang tanpa kondisi fisik yang maksimal hanya untuk menjadi papan iklan, atau ingin saya datang sebagai atlet yang benar-benar siap bertanding?" ungkapnya.
Menetapkan Batas Kegiatan Sponsor
Karena alasan tersebut, Marquez menetapkan batas yang ketat mengenai jumlah hari yang digunakan untuk kegiatan sponsor. Ia percaya bahwa prestasi di lintasan adalah faktor utama yang menjaga nilai komersial seorang pembalap. "Itulah mengapa saya membatasi agenda promosi dengan sangat ketat. Jika Anda berhenti menjadi atlet yang kompetitif, acara promosi juga akan hilang karena tidak ada lagi yang ingin dikaitkan dengan Anda. Hasil dan nilai komersial berjalan beriringan," tuturnya.
Lebih lanjut, Marquez menekankan bahwa hubungan dengan sponsor bukan hanya sekadar kerja sama bisnis. Ia meyakini bahwa kedua belah pihak harus memiliki visi yang sama agar kolaborasi dapat berjalan dengan baik. Pernyataan Marquez ini juga menjelaskan mengapa negosiasi kontraknya sering kali lebih banyak membahas kewajiban komersial dibandingkan isu finansial. Dengan statusnya sebagai salah satu pembalap paling terkenal di MotoGP, Marquez berusaha menjaga keseimbangan antara kebutuhan sponsor dan performa di lintasan untuk memastikan kariernya tetap berada di puncak.