Logo
Moto GP

Marc Marquez Dihadapkan Tantangan Berat di Tiga Sirkuit Kunci

Persaingan untuk meraih gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin ketat, dengan Marc Marquez harus menghadapi tantangan dari Aprilia di Australia, Qatar, dan Portugal.

A
Arya Satya
16 October 2026 22 pembaca
Alex Marquez dan Marc Marquez
Alex Marquez dan Marc Marquez

Alex Marquez menyatakan bahwa persaingan untuk gelar juara dunia MotoGP 2026 masih sangat terbuka dengan tersisa lima seri balapan. Ia mengingatkan kakaknya, Marc Marquez, bahwa Aprilia berpotensi menunjukkan performa yang kuat di Australia, Qatar, dan Portugal, sehingga Marc perlu mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Setelah 17 dari 22 seri balapan berlangsung, persaingan untuk gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin ketat. Jorge Martin kini memimpin klasemen dengan hanya selisih dua poin dari Marc Marquez. Di posisi ketiga terdapat Marco Bezzecchi yang tertinggal 46 poin dari rekan setimnya di Aprilia. Hasil balapan MotoGP Indonesia di Mandalika membuat persaingan ini tetap terbuka, di mana Marc Marquez berhasil meraih kemenangan di Sprint Race, sementara Bezzecchi berhasil bangkit setelah terjatuh dalam balapan sprint dan memenangkan Grand Prix. Martin sendiri finis di posisi ketiga pada balapan utama, sehingga kedua pembalap teratas mengumpulkan 22 poin di akhir pekan tersebut.

Tantangan di Grand Prix Australia

Perhatian kini beralih ke Grand Prix Australia yang akan berlangsung di Phillip Island pada 23-25 Oktober. Davide Tardozzi, manajer tim Ducati, menilai karakter sirkuit tersebut dapat menjadi ujian penting bagi peluang Marc dalam mempertahankan gelar. Tikungan kiri di Phillip Island dinilai cocok dengan kekuatan Marc, namun kecepatan Aprilia saat menikung dapat menjadi ancaman serius.

Potensi Ancaman dari Aprilia

Alex Marquez menekankan bahwa tantangan bagi kakaknya tidak hanya berhenti di Australia. Ia berpendapat bahwa MotoGP di Qatar dan Portugal juga dapat menguntungkan bagi Aprilia, sehingga Marc harus berjuang keras untuk menjaga peluangnya meraih juara. “Perebutan gelar akan tetap terbuka lebar. Namun, ada beberapa sirkuit yang akan datang, terutama Australia, Qatar, dan Portimao, tempat Aprilia bisa tampil sangat baik. Marc harus mengeluarkan jurus andalannya,” ungkap Alex.

Aprilia memang menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam persaingan melawan Ducati. Pada musim 2025, Raul Fernandez dan Bezzecchi berhasil memanfaatkan ketidakhadiran Marc akibat cedera untuk meraih kemenangan di beberapa seri terakhir. Alex juga turut menggagalkan peluang Aprilia untuk menutup musim dengan hasil sempurna setelah memenangkan Grand Prix Malaysia.

Marc memiliki catatan yang kuat di Phillip Island, dengan lima kemenangan di Grand Prix Australia di berbagai kelas, termasuk empat di MotoGP. Namun, hasil masa lalu tersebut tidak menjamin dominasinya di musim ini, terutama dengan performa Aprilia yang semakin kompetitif.

Dengan maksimal 195 poin yang masih tersedia, Martin, Bezzecchi, dan Marc memiliki target yang berbeda dalam lima seri terakhir. Martin berusaha mempertahankan posisi teratas, Bezzecchi masih memiliki peluang untuk mengejar, sementara Marc harus menjaga konsistensi dalam menghadapi persaingan ketat dari Ducati dan Aprilia.

Artikel Terkait