Logo
Moto GP

Marc Marquez Pertimbangkan Pensiun Sebelum Perpanjang Kontrak dengan Ducati

Marc Marquez mengaku sempat ragu untuk melanjutkan karier di MotoGP sebelum akhirnya memperpanjang kontrak dengan Ducati hingga 2028.

S
Surya Kirana
14 August 2026 28 pembaca
Marc Marquez
Marc Marquez

Marc Marquez, juara bertahan MotoGP, mengungkapkan bahwa ia pernah mempertimbangkan untuk mengakhiri kariernya di dunia balap motor. Pembalap asal Spanyol ini mengaku mengalami keraguan sebelum memutuskan untuk memperpanjang kontraknya dengan Ducati hingga tahun 2028.

Pada akhir Juni 2026, Ducati mengumumkan perpanjangan kontrak Marquez, yang memungkinkan juara dunia sembilan kali tersebut untuk tetap bersaing di MotoGP hingga ia berusia 35 tahun. Namun, keputusan ini tidak diambil tanpa pertimbangan matang. Dalam sebuah wawancara dengan TNT Sports menjelang MotoGP Inggris, Marquez ditanya tentang motivasinya untuk terus balapan jika ia berhasil meraih gelar juara dunia ke-10 pada musim ini.

Keraguan dan Positif Thinking

Saat ini, Marquez masih berjuang dalam persaingan gelar, tertinggal 40 poin dari Jorge Martin dengan sepuluh seri tersisa. Ia mengungkapkan, "Saya menikmatinya. Ketika saya menandatangani kontrak untuk dua tahun lagi, saya sempat ragu apakah akan melanjutkan." Meskipun mengalami kebimbangan, Marquez akhirnya memilih untuk tetap melanjutkan kariernya di lintasan balap.

Ia menambahkan, "Tetapi saya selalu merasa positif dan saya berkata, 'Saya akan menikmatinya.' Saat ini saya tidak bisa membayangkan hidup tanpa motor." Keputusan ini juga membawa tantangan baru bagi Marquez di musim 2027, di mana ia akan berpasangan dengan Pedro Acosta, salah satu pembalap muda berbakat di MotoGP.

Tantangan Baru dan Perubahan Regulasi

Acosta dipastikan akan menjadi rekan setim Marquez mulai era regulasi baru di tahun 2027. Persaingan di tim Ducati diprediksi akan menarik, mengingat Marquez akan berhadapan langsung dengan pembalap yang memiliki ambisi besar untuk meraih gelar juara dunia.

Sebelum memastikan masa depannya dengan Ducati, Marquez juga sempat berdiskusi dengan Honda. Namun, opsi untuk kembali ke pabrikan Jepang tersebut tidak menjadi pilihan utama. Selain faktor persaingan, perubahan regulasi MotoGP yang akan terjadi pada tahun 2027, seperti penurunan kapasitas mesin menjadi 850 cc, juga menambah daya tarik bagi masa depan Marquez.

Dengan kontrak baru ini, Marquez berpeluang untuk terus menorehkan sejarah dalam kariernya. Di akhir musim 2026, ia diperkirakan akan melewati rekor jumlah start kelas premier yang dipegang oleh Dani Pedrosa dan semakin mendekati catatan Valentino Rossi.

Artikel Terkait