Logo
Moto GP

Marc Marquez Ungkap Masalah Ban pada MotoGP Inggris 2026

Marc Marquez menjelaskan penyebab performanya yang buruk di MotoGP Inggris 2026, terutama terkait dengan masalah degradasi ban belakang Michelin pada Ducati GP26.

A
Arya Satya
15 August 2026 29 pembaca
Motor Ducati milik Marc Marquez mengalami kendala degradasi ban di MotoGP Inggris 2026.
Motor Ducati milik Marc Marquez mengalami kendala degradasi ban di MotoGP Inggris 2026.

Marc Marquez mengungkapkan alasan di balik penampilannya yang tidak memuaskan pada MotoGP Inggris 2026. Pembalap yang membela Ducati tersebut mengeluhkan masalah degradasi ban belakang Michelin yang membuatnya kesulitan mengendalikan Ducati GP26.

Pada akhir pekan tersebut, Marquez harus menghadapi kenyataan yang jauh dari harapan. Ia hanya mampu meraih posisi keenam dalam kualifikasi, dan finis di urutan kesembilan pada Sprint serta ketujuh dalam balapan utama yang berlangsung di Silverstone.

Kesulitan di Sprint

Masalah terbesar yang dihadapi Marquez terjadi selama Sprint. Meskipun sempat bersaing untuk meraih podium, performanya menurun drastis akibat kehilangan daya cengkeram pada ban belakang. Dalam rekaman di balik layar yang ditayangkan melalui kanal resmi Ducati, Marquez terlihat menyampaikan keluhannya kepada perwakilan Michelin setelah balapan.

"Ban belakangnya... luar biasa. Baru lap ketiga, sudah tidak layak dikendarai, tidak bisa dikendalikan. Sulit untuk menikung dan membuka gas, rasanya seperti menggunakan ban hujan," ungkap Marquez. Ia juga menambahkan bahwa ia belum pernah merasakan kondisi seperti itu sebelumnya saat menggunakan ban tersebut. "Saya belum pernah merasakan ini sebelumnya dengan ban ini. Perasaan seperti ini? Tidak pernah. Setelah itu saya tidak bisa mengendarai motor. Ini tidak mungkin," lanjutnya.

Kendala Fisik dan Persaingan yang Ketat

Keluhan tersebut mencerminkan besarnya masalah yang dihadapi Marquez selama Sprint. Degradasi ban belakang pada Ducati GP26 terjadi lebih cepat dibandingkan pembalap Ducati lainnya, sehingga kecepatannya terus menurun menjelang akhir balapan. Hal ini membuat Marquez kesulitan untuk mengejar para pembalap Aprilia yang tampil dominan di Silverstone, di mana Jorge Martin berhasil meraih kemenangan di Sprint dan Raul Fernandez menjadi pemenang balapan utama.

Meskipun masalah pada ban sedikit membaik di balapan utama, Marquez masih menghadapi tantangan lain. Ia mengaku bahwa kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih setelah mengalami cedera bahu. Marquez bahkan merasakan masalah pada lengan kanannya selama balapan, yang membuatnya tidak memiliki kendali penuh atas bagian tubuh tersebut.

Hasil di Silverstone menjadi salah satu akhir pekan terburuk bagi Marquez sepanjang musim 2026. Namun, ia tetap berada dalam persaingan untuk meraih gelar juara dunia dan bertekad untuk bangkit pada seri berikutnya di Aragon, yang merupakan salah satu sirkuit dengan catatan impresif dalam kariernya.

Artikel Terkait