Marco Bezzecchi, pembalap dari Aprilia Racing, merasa bahagia setelah berhasil menempati posisi ketiga dalam balapan MotoGP Austria yang berlangsung baru-baru ini. Hasil ini menegaskan bahwa Bezzecchi mampu bersaing kembali di jajaran atas setelah sebelumnya mengalami kecelakaan parah di GP San Marino.
Dalam balapan utama di GP Austria, meskipun Bezzecchi tidak dapat mengimbangi kecepatan Jorge Martin dan Pedro Acosta, ia tetap berhasil naik podium dengan menyelesaikan balapan di posisi ketiga. "Rasanya menyenangkan ketika Anda berhasil tetap menempel dekat. Pada akhirnya, jarak saya tidak terlalu jauh, tetapi di sirkuit sekompleks ini, di mana tyre management sangatlah krusial, bahkan gap yang terlihat kecil di akhir balapan sebenarnya adalah selisih yang besar," ungkap Bezzecchi. Ia menambahkan, "Saya senang bekerja dengan cara seperti ini; saya menganalisis segalanya, dan otak saya rasanya bekerja sangat keras (on fire) saat ini. Saya menyerap sedikit pelajaran dari semua orang; saya tetap fokus dan berusaha selalu terbuka untuk mencoba apa pun demi peningkatan performa, jadi saya merasa senang."
Strategi Balapan Bezzecchi
Bezzecchi menjelaskan bahwa di awal balapan, ia tampil cukup cepat dan berusaha menyalip Jorge Martin untuk menunjukkan bahwa ia masih ada dalam persaingan. Namun, setelah menyadari bahwa Martin sedikit lebih cepat, ia memutuskan untuk tidak memaksakan diri. "Ketika dia menyalip saya kembali, saya berpikir, 'Jangan dipaksa', karena saya tahu saya akan mulai kewalahan dengan ban depan di lap-lap berikutnya," jelasnya.
Harapan untuk Balapan Selanjutnya
Dengan hasil ini, Bezzecchi menunjukkan kemampuannya untuk bangkit dan bersaing di level tertinggi. Ia berharap dapat mempertahankan performa ini dan terus belajar dari setiap balapan untuk meningkatkan kemampuannya di masa depan.