Logo
Moto GP

Marco Melandri Ragukan Jorge Martin Bisa Tampil di MotoGP Malaysia

Jorge Martin berusaha pulih dari cedera patah tulang radius tangan kanan menjelang MotoGP Malaysia 2026, namun Marco Melandri menilai kesempatannya untuk balapan sangat kecil.

C
Citra Erwana
28 October 2026 3 pembaca
Jorge Martin alami cedera patah tulang saat balapan di MotoGP Australia 2026.
Jorge Martin alami cedera patah tulang saat balapan di MotoGP Australia 2026.

Jorge Martin sedang berjuang untuk memulihkan diri menjelang MotoGP Malaysia 2026 setelah mengalami patah tulang radius di tangan kanannya akibat kecelakaan di Phillip Island. Meskipun ada kemungkinan dia tetap bisa tampil dengan bantuan protokol dan peralatan khusus, Marco Melandri berpendapat bahwa hal tersebut sangat sulit untuk dilakukan.

Insiden yang menimpa Martin terjadi saat Sprint Race MotoGP Australia, di mana ia bersaing dengan Marc Marquez untuk meraih posisi terdepan. Dalam kecelakaan tersebut, Martin terjatuh dan berguling di area kerikil, yang menyebabkan cedera pada lengan kanannya. Hasil pemeriksaan di Melbourne menunjukkan bahwa tulang ulna tidak mengalami patah, tetapi tulang radius yang patah tidak mengalami pergeseran, sehingga tidak diperlukan operasi di Spanyol.

Peluang Tampil di Sirkuit Sepang

Namun, peluang Martin untuk berpartisipasi di Sirkuit Sepang masih menjadi tanda tanya. Mengendarai motor MotoGP dalam kondisi cedera dapat menyebabkan rasa sakit yang signifikan dan mengganggu performanya saat balapan. Melandri menyatakan, "Kalian tahu apa yang saya katakan? Jika dia mengalami patah tulang kecil sekalipun pada tulang radius kanan, menurut saya dia tidak akan balapan di Malaysia maupun Qatar. Mustahil. Mustahil, jika memang benar hanya patah tulang kecil."

Di tengah ketidakpastian ini, tim Aprilia mengonfirmasi bahwa Martin tetap akan berangkat ke Malaysia. Kondisi fisiknya akan dipantau dalam beberapa hari menjelang balapan, sementara Martin terus menjalani perawatan. Meskipun demikian, Martin belum dapat memastikan apakah ia bisa kembali mengendarai RS-GP. Namun, ia masih memiliki kepentingan dalam persaingan untuk meraih gelar juara dunia MotoGP 2026.

Strategi Pemulihan dan Persaingan Gelar

Beberapa laporan menyebutkan kemungkinan penggunaan protokol khusus, termasuk sarung tangan yang dimodifikasi, untuk membantu Martin jika dinyatakan layak untuk balapan. Keputusan akhir akan ditentukan berdasarkan kondisi fisik dan hasil pemeriksaan medis yang dilakukan.

Cedera ini terjadi pada saat yang krusial dalam perebutan gelar juara dunia, di mana Marc Marquez unggul 10 poin atas Martin setelah memenangkan Sprint Race di Australia. Pembatalan balapan utama karena cuaca buruk membuat selisih poin tetap tidak berubah. Jika Jorge Martin tidak dapat tampil di Malaysia dan Qatar, maka peluangnya untuk tetap bersaing dalam perebutan gelar akan semakin berat. Melandri juga menilai bahwa rekan setim Martin, Marco Bezzecchi, masih memiliki peluang untuk memperjuangkan gelar bagi Aprilia jika Martin tidak bisa berlaga. "Kita masih bisa melakukannya," ungkap Melandri saat membahas peluang Bezzecchi sebagai penantang gelar juara dunia.

Dengan demikian, kondisi Martin dan keputusannya untuk kembali ke lintasan akan menjadi faktor penting dalam menentukan arah persaingan gelar di seri-seri berikutnya.

Artikel Terkait