Logo
Moto GP

Masalah Degradasi Ban Jadi Penyebab Marc Marquez Kesulitan di MotoGP Inggris

Marc Marquez mengalami akhir pekan yang menantang di MotoGP Inggris 2026, dengan masalah pada ban belakang yang menghambat performanya di Silverstone.

A
Arka Wisena
11 August 2026 21 pembaca
Pol Espargaro sebut Marc Marquez gagal tampil gemilang karena alami masalah ban di MotoGP Inggris 2026.
Pol Espargaro sebut Marc Marquez gagal tampil gemilang karena alami masalah ban di MotoGP Inggris 2026.

Marc Marquez menghadapi akhir pekan yang penuh tantangan pada MotoGP Inggris 2026 yang berlangsung di Silverstone. Pembalap dari tim Ducati Lenovo ini tidak mampu menunjukkan performa terbaiknya, hanya mampu finis di posisi ketujuh pada balapan utama setelah sebelumnya berada di posisi kesembilan dalam Sprint. Dengan hasil tersebut, Marquez hanya berhasil mengumpulkan 10 poin selama akhir pekan di Silverstone, yang kontras dengan penampilan dominan dari tim Aprilia melalui Raul Fernandez, Jorge Martin, dan Marco Bezzecchi.

Masalah utama yang dihadapi Marquez terletak pada kondisi ban belakangnya. Ia mengalami kesulitan dalam mempertahankan performa saat balapan memasuki fase akhir, yang mengakibatkan kehilangan beberapa posisi. Pol Espargaro, yang bertindak sebagai pembalap pengganti Maverick Vinales dan juga berperan sebagai test rider KTM, mengamati situasi tersebut. Ia berpendapat bahwa Marquez tidak dapat tampil agresif seperti biasanya karena harus menghemat penggunaan ban.

Analisis Pol Espargaro tentang Performa Marquez

Espargaro menyatakan, "Balapan kemarin sangat aneh, dan degradasi bannya sudah di atas normal. Marc bukan pembalap yang sebenarnya menggunakan ban jauh lebih banyak dibandingkan yang lain. Dia adalah pembalap yang sangat cepat." Ia menambahkan bahwa Marquez membayar mahal atas kecepatannya di awal balapan, yang membuatnya kesulitan untuk mempertahankan kecepatan hingga akhir balapan. "Ledakan kecepatan di awal membuatnya membayar mahal pada akhir balapan dan kemarin dia banyak disalip," ujarnya.

Keputusan Strategis Marquez di Balapan

Situasi serupa terlihat kembali pada balapan utama, di mana Marquez memilih untuk tidak mengambil risiko besar ketika kecepatannya mulai menurun akibat kondisi ban belakang yang semakin mengkhawatirkan. Menurut Espargaro, keputusan tersebut memang logis, tetapi membuat gaya balap agresif Marquez tidak terlihat di Silverstone. "Saya pikir dia menahan diri sepanjang balapan, dan itu bukan Marc yang kita kenal," tuturnya.

Espargaro menambahkan, "Dia adalah pembalap yang eksplosif, cepat, dan agresif. Ketika dia tidak bisa melakukan itu karena tahu ban belakang akan habis lebih cepat atau tiba-tiba kehilangan performa, hasilnya jelas tidak akan bagus." Hasil di Silverstone menjadi sebuah pukulan bagi Marquez dalam perburuan gelar MotoGP 2026, sementara dominasi Aprilia membuat persaingan di papan atas semakin menarik menjelang seri-seri berikutnya.

Artikel Terkait