Logo
Moto GP

Massimo Rivola Menanggapi Keputusan Jorge Martin untuk Tidak Operasi

CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, memberikan pandangannya mengenai keputusan Jorge Martin yang memilih tidak menjalani operasi meskipun mengalami masalah arm pump. Rivola memahami alasan di balik ke...

E
Elvira Adhitama
28 September 2026 22 pembaca
Massimo Rivola komentari keputusan Jorge Martin yang tak jadi operasi. (Gambar: Autosport)
Massimo Rivola komentari keputusan Jorge Martin yang tak jadi operasi. (Gambar: Autosport)

Massimo Rivola, CEO dari Aprilia Racing, telah memberikan komentarnya terkait keputusan Jorge Martin yang memutuskan untuk tidak menjalani operasi. Rivola menyatakan bahwa ia memahami keinginan Martin untuk menghindari risiko besar pada saat ini.

Jorge Martin sebelumnya mengeluhkan masalah arm pump saat balapan di GP San Marino. Setelah mempertimbangkan untuk menjalani operasi setelah GP Austria, Martin akhirnya membatalkan rencananya setelah menunjukkan performa yang baik di GP Austria dan memilih untuk melakukan pemulihan secara alami. Menurut Rivola, keputusan tersebut dianggap sebagai pilihan dengan risiko yang lebih rendah.

Pandangan Rivola tentang Keputusan Martin

“Menurut saya, Jorge ingin tetap fokus, tampil konsisten, dan menghindari risiko untuk saat ini. Opsi tanpa operasi rasanya jauh lebih minim risiko dibanding harus naik meja operasi, terlebih mengingat dia tidak mengalami kendala apa pun hari ini,” ungkap Rivola. Ia juga mencatat bahwa kondisi Martin di Misano pada hari Minggu lalu kurang fit di pagi hari, yang mungkin dipengaruhi oleh berbagai faktor lain. “Tapi saya sendiri tidak tahu pasti. Semoga saja semuanya berjalan dengan baik,” tambahnya.

Performa Martin dan Klasemen Saat Ini

Setelah hasil positif di GP Austria, Martin berhasil merebut kembali posisi teratas klasemen dari Marc Marquez. Dengan seri berikutnya yang akan berlangsung di Benua Asia, Martin berusaha untuk tidak kehilangan banyak poin. Oleh karena itu, ia memilih langkah yang paling minim risiko demi menjaga peluangnya untuk meraih gelar juara dunia kedua.

Artikel Terkait