Michele Pirro menyatakan keraguan mengenai keinginan Maverick Vinales untuk menjalani peran sebagai pembalap uji Ducati, setelah masa depannya di MotoGP 2027 dipastikan akan berakhir. Menurut Pirro, posisi tersebut memerlukan komitmen yang berbeda, di mana seorang pembalap harus fokus pada pengembangan motor untuk tim, bukan sekadar mengejar ambisi pribadinya.
Rumor mengenai kemungkinan Vinales bergabung dengan Ducati muncul setelah ia terlihat berbincang dengan Davide Tardozzi di MotoGP Jepang pada awal bulan Oktober. Keduanya dilaporkan membahas peluang Vinales untuk mengisi posisi pembalap uji di Ducati untuk MotoGP 2027. Namun, Pirro, yang saat ini menjabat sebagai pembalap uji utama Ducati, mengaku tidak mengetahui adanya pembicaraan tersebut. Dalam wawancara dengan GPOne, ia menegaskan bahwa ia masih akan terlibat dalam pengembangan motor pabrikan asal Italia itu.
“Saya belum mendengar apa pun. Saya tentu masih harus menangani pengembangan motor sendiri,” ungkap Pirro.
Perbedaan Peran Pembalap Uji
Pirro kemudian menjelaskan alasannya meragukan ketertarikan Vinales untuk menjalani pekerjaan tersebut. Ia menghormati kemampuan pembalap asal Spanyol itu, tetapi menilai bahwa peran pembalap uji sangat berbeda dengan menjadi pembalap reguler. “Saya sangat menghormati Maverick, meskipun dalam beberapa tahun terakhir ia sedikit kehilangan arah. Dari segi kemampuan sebagai pembalap, tidak ada yang perlu diragukan,” kata Pirro.
“Namun, saya tidak tahu kontribusi seperti apa yang benar-benar bisa ia berikan dalam peran tersebut, terutama karena ia tidak mendapat kesempatan untuk balapan. Menjadi pembalap uji adalah pekerjaan yang sangat berbeda,” tambahnya.
Kesiapan untuk Bekerja dalam Tim
Pirro menekankan bahwa pembalap uji harus siap untuk bekerja demi kepentingan tim. Tugas mereka terfokus pada pengembangan motor, bukan pada pencapaian hasil pribadi. Ia berpendapat bahwa tidak semua pembalap bersedia menerima perubahan peran tersebut, terutama jika mereka masih merasa mampu bersaing di lintasan.
Sebelumnya, Pirro juga sempat diberitakan akan meninggalkan posisinya di Ducati. Pada awal musim 2026, muncul rumor bahwa Andrea Iannone berpotensi menggantikannya, namun rencana tersebut tidak terwujud. Pirro justru menyatakan bahwa ia masih merasa nyaman dengan tugasnya. Ia bahkan menjalani operasi bahu untuk tetap siap mendukung proyek MotoGP Ducati setelah diminta oleh Gigi Dall'Igna pada bulan Mei lalu.
“Entah saya harus berbagi pekerjaan dengan Maverick atau orang lain, kita lihat nanti. Untuk saat ini, saya menganggap kabar Vinales lebih sebagai laporan media. Kami membutuhkan stabilitas, bukan menciptakan persaingan internal hanya untuk membuktikan sesuatu,” tutupnya.