Neil Hodgson memberikan pembelaan kepada Marc Marquez setelah Davide Brivio mengeluarkan kritik terhadap pembalap Ducati tersebut menyusul insiden yang melibatkan Raul Fernandez di Sprint Race MotoGP Indonesia 2026 pada Sabtu (10/10/2026). Brivio, yang merupakan bos Trackhouse, menilai bahwa Marquez dan Fabio Di Giannantonio terlalu agresif saat memasuki Tikungan 1, yang menyebabkan Marco Bezzecchi dan Fernandez terjatuh di lap pertama.
Sebelumnya, Fernandez berhasil meraih pole position pertamanya di kelas MotoGP dengan catatan waktu 1 menit 28,852 detik. Namun, kesempatan untuk mengubah posisi start terdepannya menjadi kemenangan langsung sirna akibat kecelakaan tersebut. Marquez memulai balapan dengan baik dan berusaha menyusup di antara Bezzecchi dan Di Giannantonio. Ketika Di Giannantonio mengambil jalur untuk memperlebar sudut masuk tikungan, situasi menjadi semakin padat, memaksa beberapa pembalap untuk mengubah jalur dan kehilangan ruang gerak.
Pandangan Berbeda Mengenai Insiden
Bezzecchi berusaha mengangkat motornya untuk menghindari kontak, tetapi Fernandez yang berada di belakangnya tidak memiliki cukup ruang untuk menghindar dan akhirnya menabrak bagian belakang motor Bezzecchi. Brivio menilai bahwa manuver Marquez dan Di Giannantonio menjadi salah satu pemicu terjadinya insiden tersebut. "Sepertinya Di Giannantonio dan Marquez sangat agresif di tikungan pertama. Mereka ingin merebut sebanyak mungkin posisi. Untuk tikungan pertama, manuver itu terlalu agresif," ungkap Brivio.
Di sisi lain, Neil Hodgson memiliki pandangan yang berbeda. Ia berpendapat bahwa insiden tersebut tidak sepenuhnya bisa disalahkan kepada Marquez, mengingat persaingan ketat di tikungan pertama adalah bagian dari balapan. "Ini tikungan pertama Sprint Race. Apa yang seharusnya mereka lakukan? Kita di sini untuk balapan motor, bukan?" kata Hodgson. Ia menambahkan bahwa Marquez terjebak dalam situasi di mana ruang geraknya semakin terbatas akibat pergerakan pembalap lain dan manuver tersebut tidak bisa dianggap berlebihan hanya karena terjadi kontak setelahnya.
Rekaman Insiden dan Akibatnya
Hodgson juga menyoroti rekaman dari kamera motor Jorge Martin yang menunjukkan pergerakan para pembalap di Tikungan 1. Ia berpendapat bahwa insiden tersebut merupakan rangkaian kejadian ketika beberapa pembalap berusaha melewati tikungan yang sama. Kecelakaan tersebut mengakhiri balapan bagi Bezzecchi dan Fernandez, sementara Marquez berhasil melanjutkan Sprint Race dan meraih kemenangan setelah Martin mengalami masalah pada tekanan ban depan serta melakukan kesalahan menjelang akhir balapan.