Nicolo Bulega mengungkapkan bahwa ia pernah memiliki kesempatan untuk bergabung dengan tim KTM dan Aprilia sebelum akhirnya memastikan langkahnya ke MotoGP bersama VR46 pada tahun 2027. Meskipun mendapatkan tawaran dari tim pesaing Ducati, juara WorldSBK 2026 ini memilih untuk tetap berada dalam keluarga Ducati dan memulai tantangan baru.
Bulega menyatakan bahwa ia sempat mendapatkan tawaran dari tim lain sebelum mengonfirmasi masa depannya bersama VR46 di MotoGP 2027. KTM menjadi alternatif yang paling nyata, sementara Aprilia juga menjajaki kemungkinan untuk merekrut pebalap asal Italia tersebut. Ducati dan VR46 mengumumkan pada bulan September bahwa Bulega akan menjalani debut penuhnya di MotoGP pada tahun 2027. Ia akan menjadi pebalap dengan kontrak pabrikan Ducati dan berduet dengan Fermin Aldeguer dalam susunan tim satelit yang baru.
Pertimbangan Masa Depan di Tengah Persaingan
Bulega mengakui bahwa ia harus menunggu perkembangan dari pebalap papan atas sebelum mengambil keputusan mengenai masa depannya. Situasi di pasar transfer membuatnya mempertimbangkan opsi di luar Ducati, meskipun sejak awal ia ingin tetap bersaing di bawah bendera pabrikan asal Borgo Panigale tersebut. “Kesempatan bergabung dengan KTM memang ada dan mungkin menjadi opsi yang paling konkret. Manajer saya telah bertemu dengan beberapa petinggi mereka. Ada juga kemungkinan bersama Aprilia, meski peluangnya mungkin lebih terbatas,” jelas Bulega.
Pada akhirnya, KTM memutuskan untuk memilih Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio sebagai pebalap mereka untuk tahun 2027. Sementara itu, Aprilia merekrut Francesco Bagnaia untuk menggantikan Jorge Martin, dan tim satelit Trackhouse dilaporkan akan merekrut Enea Bastianini.
Alasan Memilih VR46 dan Ducati
Bulega menjelaskan bahwa hubungan baiknya dengan Ducati menjadi alasan utama ia memilih bergabung dengan VR46. Ia mulai berkolaborasi dengan pabrikan tersebut pada tahun 2022 saat masih berkompetisi di kelas Supersport, sebelum mendapatkan kesempatan untuk naik ke WorldSBK bersama tim pabrikan pada tahun 2024. Bersama Ducati, Bulega meraih banyak kemenangan dan akhirnya mengklaim gelar juara dunia WorldSBK 2026, yang ia sebut sebagai pencapaian penting dalam kariernya.
“Saya selalu mengatakan ingin melanjutkan bersama Ducati. Kami memulai pada 2022, lalu mereka memberi saya kesempatan membalap langsung di Superbike bersama tim pabrikan. Kami meraih banyak kemenangan dan tahun ini menjadi juara dunia. Bertahan bersama Ducati adalah keinginan terbesar saya,” tuturnya.
Persaingan di pasar transfer juga memengaruhi jalur Nicolo Bulega menuju MotoGP. Setelah Ducati memilih Pedro Acosta sebagai rekan Marc Marquez untuk tahun 2027, peluang Bulega untuk mendapatkan kursi di tim satelit menjadi lebih terbuka. Akhirnya, VR46 menjadi pilihan yang memungkinkan dirinya tetap menggunakan motor Ducati sekaligus memulai tantangan baru di kelas utama.