Logo
Moto GP

Pedro Acosta Menghadapi Tantangan di GP Jepang dengan Finish Ketujuh

Pembalap KTM Red Bull, Pedro Acosta, mengungkapkan kesulitan yang dihadapinya selama balapan di MotoGP Jepang, di mana ia hanya mampu menyelesaikan lomba di posisi ketujuh.

D
Dyah Entenopo
05 October 2026 28 pembaca
Pedro Acosta akui tampil buruk pada GP Jepang. (Gambar: News.GP)
Pedro Acosta akui tampil buruk pada GP Jepang. (Gambar: News.GP)

Pembalap KTM Red Bull, Pedro Acosta, mengakui bahwa ia mengalami kesulitan dalam menghadapi balapan yang berat di MotoGP Jepang yang berlangsung di Sirkuit Motegi. Meskipun memulai dari posisi terdepan, Acosta hanya berhasil menyelesaikan balapan di urutan ketujuh.

Selama perlombaan, Acosta tidak mendapatkan grip yang optimal, sehingga perlahan-lahan posisinya diambil alih oleh para pesaingnya. Ia berusaha untuk kembali bersaing, namun akhirnya hanya mampu finis di posisi ketujuh. Acosta menyampaikan bahwa balapan kali ini sangat menantang. "Balapan yang sangat berat. Rasanya sudah cukup lama saya tidak melewati seri sesulit ini. Entahlah, tampaknya kami gagal menyatukan kecocokan antara set-up motor dengan karakter ban, dan saya belum tahu pasti apa penyebabnya," ujarnya.

Kesulitan Grip dan Performa Ban

Acosta mengungkapkan bahwa ia merasa kewalahan untuk mengendalikan motornya. "Saya benar-benar kewalahan untuk sekadar menghentikan laju motor, dan bahkan setelahnya, saya kesulitan mendapatkan daya cengkeram (grip) di area akselerasi. Namun meski begitu, finis di P7 bukanlah sebuah bencana," tambahnya. Ia juga mencatat bahwa meskipun hari itu bukan hari terbaiknya, ia merasa senang melihat rekan setimnya, Bastianini, yang mampu finis di posisi keempat.

Evaluasi dan Harapan ke Depan

Acosta menekankan pentingnya data dari performa rekan satu timnya untuk evaluasi tim. "Dengan begitu, kami memiliki referensi data yang mumpuni untuk mengevaluasi di mana letak kesalahan kami," jelasnya. Ia juga mencatat bahwa saat balapan berlangsung, ia tidak mendapatkan grip yang baik saat melakukan pengereman dan akselerasi di awal, meskipun situasi sedikit membaik di tengah balapan. Namun, performa ban kembali menurun menjelang akhir lomba. "Rasanya sangat aneh. Sebab, feeling motor sebenarnya terbilang bagus. Maksud saya, jika mengesampingkan masalah di titik pengereman dan saat berakselerasi keluar tikungan, secara keseluruhan kinerja motor terasa normal-normal saja," tutup Acosta.

Artikel Terkait