Pedro Acosta akhirnya mencetak kemenangan pertamanya di ajang MotoGP dengan sukses menaklukkan balapan di Austria pada tahun 2026. Jorge Lorenzo memberikan pujian tinggi, menganggap pencapaian pembalap KTM tersebut sebanding dengan prestasi para legenda MotoGP.
Acosta mengakhiri penantian panjangnya dengan tampil dominan di Red Bull Ring, setelah sebelumnya mengalami kekecewaan ketika gagal finis di Sprint Race saat memimpin. Kemenangan ini menjadikannya sebagai satu-satunya pembalap di luar tim Ducati dan Aprilia yang berhasil meraih kemenangan di balapan utama MotoGP musim ini.
Kemampuan Luar Biasa Acosta
Bagi Jorge Lorenzo, keberhasilan Acosta terasa lebih istimewa karena ia melakukannya dengan menggunakan motor KTM. Lorenzo menilai bahwa performa KTM secara keseluruhan belum menunjukkan bahwa motor tersebut seharusnya mampu mendominasi balapan. "Ini seperti mukjizat, karena motor itu sebenarnya tidak ditakdirkan untuk menang," ungkap Lorenzo saat berbicara kepada DAZN.
Lorenzo juga memberikan sebutan "alien" kepada Acosta, istilah yang sering digunakan di dunia MotoGP untuk menggambarkan pembalap dengan kemampuan luar biasa. Ia membandingkan Acosta dengan Marc Marquez dan Casey Stoner, yang juga pernah menunjukkan kemampuan luar biasa dalam meraih kemenangan meskipun menggunakan motor yang tidak kompetitif. "Hanya alien yang bisa menang ketika mengalami kerugian secara mekanis, seperti yang dilakukan Pedro, sama seperti Marc bersama Honda atau Casey bersama Ducati," kata Lorenzo.
Statistik Mengesankan Acosta
Kemenangan di Austria semakin memperkuat statistik Acosta bersama KTM. Dari sepuluh podium yang diraih KTM sepanjang musim dalam dua format balapan, Acosta menyumbangkan sembilan di antaranya. Saat ini, Acosta menempati posisi keempat di klasemen dengan 234 poin, sementara rekan setimnya, Enea Bastianini, berada di posisi ke-12 dengan 97 poin.
Menariknya, jika poin yang diraih oleh Bastianini, Brad Binder, Maverick Vinales, dan pembalap pengganti Pol Espargaro digabungkan, jumlahnya masih belum dapat menyamai pencapaian Acosta. Lorenzo mengungkapkan bahwa ia sudah melihat potensi besar Acosta sejak awal kariernya di MotoGP, bahkan menyebutnya sebagai fenomena setelah berhasil meraih podium hanya pada balapan keduanya di kelas utama.