Logo
Moto GP

Perjalanan Raul Fernandez dari Moto2 Menuju Tantangan di MotoGP

Raul Fernandez mulai menunjukkan potensinya di MotoGP setelah mengalami kesulitan di awal kariernya. Bos Trackhouse Racing, Davide Brivio, menjelaskan bahwa kesuksesan di Moto2 justru menciptakan eksp...

B
Bayu Biru
23 July 2026 19 pembaca
Raul Fernandez memenangkan Sprint Race MotoGP Belanda 2026
Raul Fernandez memenangkan Sprint Race MotoGP Belanda 2026

Raul Fernandez kini mulai memperlihatkan kemampuannya sebagai salah satu pembalap yang perlu diperhitungkan di ajang MotoGP. Namun, perjalanan menuju pencapaian tersebut tidaklah mudah. Davide Brivio, bos Trackhouse Racing, menyatakan bahwa salah satu faktor yang memengaruhi kesulitan Fernandez adalah kesuksesannya yang luar biasa di Moto2, yang menciptakan ekspektasi yang terlalu tinggi saat ia beralih ke kelas utama.

Pada tahun 2021, Fernandez menjalani musim debut yang sangat mengesankan di Moto2. Sebagai seorang rookie, ia berhasil meraih delapan kemenangan dan hampir merebut gelar juara dunia, sebelum akhirnya kalah dari rekan setimnya di KTM Ajo, Remy Gardner. Penampilan gemilang ini membuatnya langsung dipromosikan ke MotoGP pada musim berikutnya.

Namun, kenyataan di kelas utama sangat berbeda. Fernandez mengalami kesulitan untuk memenuhi ekspektasi yang ada, dan performanya sempat stagnan selama beberapa musim awal. Bahkan, masa depannya di MotoGP sempat dipertanyakan sebelum ia mendapatkan kesempatan untuk membela Trackhouse Racing.

Diskusi Terbuka dan Penetapan Target Realistis

Dalam wawancara dengan Motorsport.com edisi Italia, Brivio mengungkapkan bahwa ia pernah berdiskusi secara terbuka dengan Fernandez ketika hasil yang didapat tidak sesuai harapan. "Jelas semua berawal dari bakat yang dia miliki karena sejak awal Raul memang sangat bertalenta. Namun memang ada masa ketika dia kurang konsisten. Tahun lalu kami memulai musim dengan sangat sulit. Bahkan untuk sekadar finis di posisi 15 besar pun tidak mudah," ungkap Brivio.

Brivio menjelaskan bahwa perubahan signifikan terjadi ketika tim mulai menetapkan target yang lebih realistis daripada langsung mengejar hasil besar. "Saat itu kami berbicara secara terbuka. Setelah itu kami mulai menetapkan target yang masuk akal. Mulai dari mengumpulkan poin, kemudian rutin finis di 10 besar, lalu berkembang sedikit demi sedikit. Dari situlah dia mulai menemukan performa terbaiknya," tambahnya.

Dampak Kemenangan di Australia

Brivio juga bercanda bahwa dominasi Fernandez di Moto2 justru menjadi bumerang ketika ia memasuki MotoGP. "Saya pernah bercanda dengannya. Menurut saya dia terlalu sering menang pada musim pertamanya di Moto2. Sebagai rookie dia meraih delapan kemenangan dan hampir menjadi juara dunia. Mungkin itu membuat kepercayaan dirinya terlalu tinggi ketika masuk ke MotoGP," ujarnya.

Menurut Brivio, saat hasil buruk mulai datang, rasa percaya diri Fernandez juga menurun. Namun, situasi tersebut perlahan berubah setelah ia mulai meraih hasil positif, termasuk kemenangan yang mengesankan di MotoGP Australia musim lalu. "Kemenangan di Australia menjadi momen yang benar-benar mengubah segalanya. Setelah mulai meraih podium dan akhirnya menang, rasa percaya dirinya kembali tumbuh dan keraguan yang sempat muncul selama beberapa tahun terakhir perlahan menghilang," jelasnya.

Performa Raul Fernandez di MotoGP 2026 menjadi bukti bahwa pendekatan bertahap yang diterapkan oleh Trackhouse Racing berhasil membantunya berkembang menjadi salah satu pembalap yang kompetitif di grid MotoGP.

Artikel Terkait