Logo
Moto GP

Persaingan Panas Antara Ducati dan Aprilia dalam MotoGP

MotoGP saat ini menunjukkan dinamika persaingan yang lebih tajam antara pabrikan Ducati dan Aprilia, meskipun rivalitas antarpembalap tidak seintens era sebelumnya.

E
Eko Prasetyo
27 July 2026 5 pembaca
Marc Marquez (Ducati) dan Marco Bezzecchi (Italia)
Marc Marquez (Ducati) dan Marco Bezzecchi (Italia)

Dalam dunia MotoGP saat ini, ketegangan persaingan tidak lagi terlihat tajam di antara pembalap seperti pada masa Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, dan Marc Marquez. Kini, rivalitas yang lebih mencolok justru muncul antara dua pabrikan asal Italia, Aprilia dan Ducati.

Berbeda dengan hubungan antarpembalap yang lebih bersahabat saat ini, seperti yang diungkapkan oleh Jorge Lorenzo, yang mengamati bahwa para pembalap generasi sekarang cenderung lebih akrab satu sama lain, sehingga rivalitas personal yang memanas di paddock menjadi jarang. Namun, hal ini tidak berarti bahwa MotoGP kehilangan persaingan yang menarik. Jack Appleyard, seorang reporter MotoGP, menyoroti adanya ketegangan yang semakin berkembang antara Aprilia dan Ducati.

Rivalitas Antarpabrikan

Menurut Appleyard, meskipun hubungan antarpembalap seperti Aleix Espargaro dan Franky Morbidelli terlihat tidak harmonis, secara umum tidak ada konflik besar di antara mereka. Namun, ketika membahas persaingan antartim, situasinya berbeda. "Aprilia dan Ducati selalu saling menyindir dan terus saling membalas," ujarnya.

Salah satu momen yang menarik perhatian terjadi saat balapan di Mugello, di mana Aprilia menyebut sirkuit tersebut sebagai "casa nostra" atau "rumah kami" setelah Marco Bezzecchi membawa mereka meraih kemenangan dengan finis satu-dua. Persaingan antara kedua pabrikan ini semakin intens setelah Aprilia mengumumkan perekrutan Francesco Bagnaia untuk musim MotoGP 2027.

Strategi dan Sindiran

Dalam pengumuman kedatangan Bagnaia, Aprilia menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya "mendukung Italia", yang dianggap sebagai sindiran terhadap Ducati yang akan memiliki tim yang seluruhnya terdiri dari pembalap Spanyol pada musim 2027. Marc Marquez akan tetap menjadi pembalap utama, sementara Pedro Acosta diproyeksikan menjadi rekan setimnya.

Massimo Rivola, bos Aprilia, juga turut memperburuk rivalitas ini melalui komentarnya saat mengumumkan Bagnaia. Menurut Appleyard, rangkaian peristiwa ini menunjukkan bahwa persaingan antara Aprilia dan Ducati kini lebih panas dibandingkan rivalitas antarpembalap. "Menurut saya, itulah perseteruan terbesar di paddock," ungkapnya.

Menariknya, persaingan antara kedua pabrikan ini diprediksi akan semakin memanas pada era baru MotoGP 2027. Skuad Borgo Panigale akan mempertahankan Marc Marquez dan menyambut Pedro Acosta, sementara Aprilia akan memiliki duet Jorge Martin dan Francesco Bagnaia. Dengan kedua tim memiliki pembalap berstatus juara dunia, persaingan antara Aprilia dan Ducati diharapkan menjadi salah satu daya tarik utama dalam MotoGP 2027. Jika performa kedua pabrikan tetap kompetitif, perang sindiran di luar lintasan akan semakin seru untuk diikuti sepanjang musim.

Artikel Terkait