Logo
Raket

Perubahan Jadwal Malaysia Open dan Malaysia Masters Mulai Tahun Depan

Malaysia Open dan Malaysia Masters akan mengalami perubahan jadwal mulai tahun depan sesuai dengan kalender terbaru dari Badminton World Federation (BWF).

D
Dyah Entenopo
02 July 2026 25 pembaca
Fajar Alfian-Muhammad Rian Ardianto/[Foto:Thestar]
Fajar Alfian-Muhammad Rian Ardianto/[Foto:Thestar]

KUALA LUMPUR: Malaysia Open dan Malaysia Masters akan menempati jadwal baru mulai tahun depan berdasarkan kalender World Tour terbaru dari Badminton World Federation (BWF). Perubahan ini merupakan langkah signifikan dibandingkan dengan jadwal yang ditetapkan untuk tahun 2026.

Untuk tahun ini, Malaysia Open dijadwalkan berlangsung pada 6-11 Januari, namun tahun depan, turnamen Super 1000 ini akan diadakan selama 11 hari, dari 21 hingga 31 Januari. Sementara itu, Malaysia Masters, yang merupakan turnamen level Super 500, juga akan mengalami penyesuaian jadwal. Setelah diselenggarakan pada 19-24 Mei tahun ini, turnamen ini akan dipindahkan ke tanggal 17-22 Agustus pada tahun 2027.

Rincian Kalender 2027-2028

Berdasarkan Kalender World Tour BWF 2027-2028 yang dirilis baru-baru ini, Malaysia akan menjadi tuan rumah untuk tiga turnamen dalam rangkaian tur tersebut pada kedua musim itu. Selain Malaysia Open dan Malaysia Masters, turnamen Malaysia S100 juga telah dijadwalkan berlangsung pada 19-24 Oktober 2027, dengan lokasi yang akan dikonfirmasi kemudian.

Di tahun 2028, Malaysia Open direncanakan berlangsung pada 3-13 Februari, sedangkan Malaysia Masters akan kembali diadakan pada 6-11 Juni. Turnamen Malaysia S100 juga akan diselenggarakan pada 17-22 Oktober. Periode kualifikasi untuk Olimpiade Los Angeles 2028 akan dimulai pada 3 Mei 2027 dan berakhir pada 30 April 2028.

Rangkaian Turnamen dan Sistem Skor Baru

World Tour musim 2027-2028 akan mencakup 35 turnamen, mulai dari level Super 1000 hingga Super 100, serta turnamen penutup musim, World Tour Finals. Lima turnamen Super 1000 yang akan berlangsung adalah Malaysia Open di Kuala Lumpur, All England di Birmingham, Indonesia Open di Jakarta, China Open di Chengdu, dan Denmark Open di Odense.

Presiden BWF, Khunying Patama Leeswadtrakul, menyatakan bahwa kalender ini disusun dengan mempertimbangkan kesejahteraan dan pengembangan jangka panjang para pemain. "Para pemain adalah inti dari segala hal yang kami lakukan," ujarnya dalam sebuah siaran pers. "Sebagai duta global dan ikon olahraga kami, mereka berhak mendapatkan lingkungan yang memungkinkan mereka untuk tampil maksimal, melakukan pemulihan dengan baik, serta menjalin hubungan yang bermakna dengan para penggemar di seluruh dunia."

Khunying Patama juga menambahkan bahwa periode yang lebih panjang ini akan mendukung penjadwalan yang lebih seimbang dan memberikan waktu pemulihan yang lebih memadai bagi para pemain di antara pertandingan. Seluruh turnamen dalam kalender 2027-2028 akan menggunakan sistem skor baru 3x15.

Artikel Terkait