Ancaman pembatalan MotoGP Qatar 2026 membuka kemungkinan bagi perubahan dalam kalender balapan. Pemilihan sirkuit pengganti menjadi sangat krusial, karena karakter setiap trek dapat memberikan keuntungan yang berbeda bagi tim Ducati dan Aprilia. Marc Marquez diperkirakan akan mendapatkan keuntungan tambahan jika sirkuit yang dipilih sesuai dengan gaya balapnya.
Jika sirkuit Losail digantikan dengan trek yang lebih sesuai dengan karakteristik Ducati serta gaya balap Marquez, keputusan tersebut bisa menjadi keuntungan signifikan dalam perburuan gelar juara dunia. Persaingan untuk gelar MotoGP 2026 berpotensi semakin seru jika GP Qatar harus dipindahkan ke sirkuit lain, yang dapat memberikan keuntungan bagi Marquez yang sedang berusaha mengejar pembalap dari tim Aprilia di klasemen.
Jadwal dan Situasi Terkini
Awalnya, MotoGP Qatar dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 8 November 2026. Namun, pelaksanaan balapan di Sirkuit Lusail masih diragukan akibat situasi konflik yang terjadi di Timur Tengah. Jika balapan terpaksa dipindahkan, pemilihan trek pengganti akan menjadi faktor penting, mengingat karakter setiap sirkuit dapat memberikan keuntungan yang berbeda bagi tim-tim yang bersaing.
Salah satu sirkuit yang disebut-sebut berpotensi menggantikan Qatar adalah MotorLand Aragon, yang dikenal sangat cocok bagi Marc Marquez. Pembalap dari tim Ducati ini memiliki catatan yang sangat baik di Aragon dan dijadwalkan untuk kembali tampil di sana dalam rangkaian MotoGP 2026. Karakter trek tersebut yang memiliki banyak tikungan kiri juga dianggap sesuai dengan gaya balap Marquez.
Alternatif Sirkuit Lain
Valencia juga menjadi kandidat menarik karena Sirkuit Ricardo Tormo memiliki banyak tikungan kiri. Selain itu, Jerez disebut sebagai opsi lain jika MotoGP membutuhkan pengganti dalam waktu singkat. Ducati menunjukkan performa yang kuat saat menggelar balapan di Jerez pada bulan April lalu, di mana Marquez berhasil memenangkan Sprint sebelum terjatuh saat berada di posisi kedua pada balapan utama.
Jika salah satu dari sirkuit Aragon, Valencia, atau Jerez terpilih, Marquez berpotensi meraih poin penting dalam persaingan gelar. Dalam satu akhir pekan, seorang pembalap dapat mengumpulkan maksimal 37 poin dari Sprint dan balapan utama. Di sisi lain, pembatalan GP Qatar tanpa adanya pengganti dapat menguntungkan tim Aprilia, di mana Jorge Martin, Marco Bezzecchi, Ai Ogura, dan Raul Fernandez masih memiliki peluang dalam perburuan gelar.
Martin saat ini memimpin klasemen dengan keunggulan 31 poin, namun selisih tersebut bisa berubah drastis hanya dalam satu akhir pekan. Oleh karena itu, keputusan MotoGP mengenai nasib GP Qatar bukan hanya sekadar soal kalender, melainkan juga dapat mempengaruhi siapa yang paling diuntungkan menjelang akhir musim.