Logo
Moto GP

Raul Fernandez Dikenai Kritik Terkait Emosinya Pasca Insiden di MotoGP Indonesia

Raul Fernandez mendapatkan sorotan tajam setelah menunjukkan kemarahan terhadap Marco Bezzecchi akibat insiden di Sprint MotoGP Indonesia. Kritikus menilai sikapnya mencerminkan mentalitas pembalap ke...

C
Citra Erwana
22 October 2026 16 pembaca
Raul Fernandez dan Marco Bezzecchi terlibat dalam kecelakaan di Sprint Race MotoGP Indonesia.
Raul Fernandez dan Marco Bezzecchi terlibat dalam kecelakaan di Sprint Race MotoGP Indonesia.

Raul Fernandez menghadapi kritik setelah mengekspresikan kemarahannya terhadap Marco Bezzecchi menyusul insiden yang terjadi di Sprint MotoGP Indonesia yang berlangsung di Sirkuit Mandalika. Peter Bom, mantan kepala kru dan analis MotoGP, berpendapat bahwa pembalap dari tim Trackhouse ini masih menunjukkan mentalitas seperti pembalap Moto3 meskipun sudah lima tahun berkompetisi di kelas utama.

Insiden yang melibatkan Raul Fernandez dan Marco Bezzecchi terjadi pada tikungan pertama Sprint GP Indonesia, di mana keduanya bersenggolan yang mengakibatkan Fernandez mengalami patah pada dua jarinya. Setelah kejadian tersebut, pembalap asal Spanyol ini menuduh Bezzecchi bertindak tidak profesional dan mengabaikan instruksi dari tim.

Perselisihan ini bahkan memicu pertemuan antara Trackhouse dan Aprilia sebelum balapan utama yang diadakan pada hari Minggu. Kedua tim berusaha meredakan ketegangan agar masalah antara para pembalap tidak berlanjut lebih jauh.

Kritik Terhadap Emosi Fernandez

Dalam podcast yang dipandu oleh Mat Oxley, Peter Bom mengungkapkan bahwa Raul Fernandez terlalu emosional dan menjadikan insiden tersebut sebagai masalah pribadi. Ia berpendapat bahwa seorang pembalap MotoGP seharusnya dapat melihat insiden seperti itu sebagai bagian dari persaingan di lintasan. “Dia terlalu personal dalam menyalahkan Bezzecchi dan saya kecewa dengan sikapnya,” ungkap Bom. “Pertama, terus berteriak seperti itu sedikit mirip pembalap Moto3. Di kepalanya, dia mungkin masih merasa seperti pembalap Moto3.”

Bom juga menambahkan bahwa pembalap di kelas utama biasanya lebih tenang dalam menghadapi insiden dan seharusnya menyadari bahwa kejadian serupa bisa menimpa siapa saja dalam balapan.

Perbedaan Karakter Pembalap

Rekan Bom, Mat Oxley, juga menyoroti perbedaan karakter antara kedua pembalap Aprilia tersebut. Ia menyatakan bahwa Bezzecchi memiliki sikap yang lebih santai dan suka bercanda, termasuk saat berinteraksi dengan media. Sementara itu, Fernandez cenderung lebih serius dalam berbagai situasi.

Fernandez dikenal memiliki reputasi emosional sejak berkompetisi di kelas yang lebih rendah, termasuk menjadi runner-up di Moto2 pada tahun 2021. Namun, menurut Bom, sifat tersebut belum sepenuhnya hilang setelah ia naik ke MotoGP.

Walaupun mengalami cedera pada Sprint, Fernandez menunjukkan semangat juang yang tinggi di Mandalika dan berhasil finis di posisi kedua pada balapan utama. Ke depannya, ia diharapkan dapat lebih mematuhi instruksi tim saat Aprilia berusaha mengejar gelar juara dunia pada tahun 2026, di mana Marco Bezzecchi dan Jorge Martin menjadi andalan pabrikan Italia tersebut dalam persaingan melawan Marc Marquez.

Agen Raul Fernandez menyatakan bahwa kliennya siap untuk mematuhi instruksi tim tanpa ragu. Sikap ini dianggap penting untuk menjaga hubungan baiknya dengan Aprilia setelah ia menandatangani kontrak baru.

Artikel Terkait