Raul Fernandez kembali menjadi sorotan setelah performanya mengalami penurunan sejak ia menandatangani kontrak baru dengan tim Trackhouse yang akan berlangsung hingga akhir musim 2028. Menurut pengamat MotoGP, Mat Oxley, pembalap asal Spanyol tersebut tampak kehilangan fokus yang sebelumnya membuatnya tampil agresif demi mengamankan masa depannya di dunia balap motor ini.
Sebelum mendapatkan kepastian mengenai masa depannya, Fernandez menghadapi ketidakpastian di MotoGP 2026. Kontraknya dengan Trackhouse dijadwalkan berakhir pada akhir musim, namun peningkatan performanya menjelang jeda musim panas membuat tim asal Amerika Serikat itu memutuskan untuk memberikan kontrak baru berdurasi dua tahun. Awalnya, Trackhouse hanya menawarkan perpanjangan satu musim, tetapi Fernandez menginginkan kontrak yang lebih panjang hingga 2028. Permintaannya akhirnya dipenuhi, dan ia akan tetap membela Trackhouse saat MotoGP memasuki era mesin 850cc pada tahun 2027.
Performa Meningkat Namun Kembali Menurun
Setelah kesepakatan tersebut diumumkan, Fernandez langsung menunjukkan hasil yang mengesankan dengan meraih kemenangan di MotoGP Inggris yang berlangsung di Silverstone, dengan selisih waktu 2,538 detik dari Jorge Martin yang menempati posisi kedua. Namun, penampilannya kemudian menurun drastis, di mana ia hanya mampu finis di posisi keenam di Misano dan ke-12 di MotoGP Austria. Sebelumnya, ia juga mengalami kegagalan untuk menyelesaikan balapan di Aragon.
Analisis Mat Oxley
Melihat situasi ini, Mat Oxley berpendapat bahwa Fernandez mengalami perubahan setelah mendapatkan kepastian mengenai masa depannya. Ia menyatakan, "Sepertinya itulah yang terjadi pada Fernandez. Dia menandatangani kontrak di Silverstone dan menjadi terdistraksi. Dia kehilangan fokus yang sebelumnya dia miliki." Menurut Oxley, situasi seperti ini bukanlah hal yang baru dalam dunia balap, di mana pembalap seringkali tampil sangat agresif ketika masa depan mereka belum aman, karena mereka membutuhkan hasil yang baik untuk mendapatkan kontrak baru. Setelah kesepakatan tercapai, tekanan tersebut dapat berkurang.
Sebelum menandatangani kontrak baru, Fernandez sempat menunjukkan performa yang sangat baik. Ia berhasil memenangkan Sprint Assen, finis di posisi kedua dalam balapan utama di Belanda, dan meraih podium ketiga di Jerman sebelum akhirnya meraih kemenangan di Inggris. Namun, setelah momen tersebut, ia kembali kehilangan konsistensi dalam penampilannya. Saat ini, ia berada di posisi ketujuh dalam klasemen dengan selisih 103 poin dari Jorge Martin, padahal setelah MotoGP Inggris, jarak di antara keduanya hanya 56 poin.
Sebelum mendapatkan kontrak baru, Fernandez bahkan mengalami kesulitan dalam mencari tim untuk musim 2027. Agen Paco Sanchez mengungkapkan bahwa beberapa tim MotoGP menolak untuk merekrutnya, yang membuat Fernandez mulai khawatir akan masa depannya di dunia balap. Kini, setelah mendapatkan kepastian bersama Trackhouse, tantangan selanjutnya adalah membuktikan bahwa ia mampu mempertahankan fokus dan konsistensi setelah mendapatkan kontrak tersebut.