Olahraga Lain

Regis Prograis Akhiri Karier Setelah Pertarungan Melawan Benn

Regis Prograis menutup karier tinju profesionalnya setelah melawan Eddie Benn dalam pertarungan penuh drama yang menegangkan.

E
Elvira Adhitama
13 April 2026 3 pembaca
Regis Prograis Akhiri Karier Setelah Pertarungan Melawan Benn

Regis Prograis, petinju asal Amerika Serikat, resmi mengakhiri karier profesionalnya setelah melakoni pertarungan melawan Eddie Benn. Pertandingan yang berlangsung di arena yang dipadati penonton ini tidak hanya menjadi saksi akhir perjalanan Prograis di dunia tinju, tetapi juga mengukir momen penting dalam sejarah olahraga ini. Dengan usia 34 tahun dan berbagai prestasi yang telah diraih, keputusan ini menjadi sorotan banyak pihak.

Prograis memulai kariernya dengan cemerlang, berhasil meraih gelar juara dunia pada tahun 2019. Namun, pertarungan melawan Benn menjadi penutup yang penuh emosi. Laga yang berlangsung pada tanggal 15 Oktober 2023, berlangsung sengit dan menghadirkan momen-momen dramatis. Setiap ronde dipenuhi dengan aksi serangan yang saling balas antara kedua petinju, membuat para penggemar berdecak kagum.

Usai pertarungan, Prograis mengungkapkan perasaannya mengenai keputusan untuk pensiun. "Saya merasa ini adalah waktu yang tepat untuk mengakhiri karier saya. Setiap pertarungan membawa saya ke batas kemampuan, dan saya merasa sudah memberikan yang terbaik bagi penggemar dan keluarga saya," ungkap Prograis. Pernyataannya menunjukkan rasa hormat terhadap olahraga yang telah membentuknya dan membawanya ke berbagai penjuru dunia.

Sementara itu, Benn, yang berhasil memenangkan pertarungan tersebut, juga memberikan pernyataan pasca-pertandingan. Ia mengakui tantangan yang dihadapi melawan Prograis, "Bertarung melawan Regis adalah sebuah kehormatan. Ia adalah seorang juara sejati dan saya sangat menghormatinya. Saya berharap keputusan ini adalah yang terbaik baginya." Pernyataan ini menggambarkan saling menghormati di antara para petinju meskipun mereka adalah pesaing di ring.

Prograis mengakhiri pertarungannya dengan rekor 28 kemenangan, 2 kekalahan, dan 24 kemenangan di antaranya melalui KO. Perjalanan kariernya telah menjadi inspirasi bagi banyak petinju muda, dan kontribusinya dalam olahraga ini akan selalu dikenang. Setelah pensiun, Prograis menyatakan keinginannya untuk terlibat dalam pelatihan dan membantu generasi baru petinju untuk mencapai impian mereka.

Dengan berakhirnya karier Regis Prograis, para penggemar dan rekan-rekan seprofesinya akan merindukan sosoknya di dalam ring. Keputusan ini menandai tonggak penting, dan pencinta tinju tentu berharap untuk melihat apa yang akan dilakukan Prograis selanjutnya dalam hidupnya di luar olahraga. Pejalanan kariernya yang gemilang telah berakhir, namun legasinya akan selalu hidup dalam ingatan semua orang.

Artikel Terkait

Sumber: www.ligaolahraga.com