Shane Larkin menjalani pertandingan pertamanya bersama Fenerbahce Istanbul setelah melewatkan beberapa laga awal, dan berhasil membantu tim meraih kemenangan 85-84 atas Biotekno Korfez Basket pada pekan kedua Liga Turki. Dalam pertandingan tersebut, Larkin mengalami kesulitan dalam melakukan tembakan, hanya mencetak tiga poin dari enam percobaan, serta gagal dalam dua lemparan bebas dan mencatatkan satu rebound.
Setelah menghabiskan delapan tahun di Anadolu Efes Istanbul, di mana ia berhasil meraih dua gelar EuroLeague, Larkin kini mengenakan seragam Fenerbahce. Pada pertandingan melawan Korfez, yang dikenal juga sebagai Manisa Basket, timnya hanya unggul satu poin saat jeda. Namun, Fenerbahce mampu memperlebar jarak pada kuarter ketiga.
Perjuangan Fenerbahce di Kuarter Akhir
Meskipun sempat memimpin, Fenerbahce harus berjuang keras untuk mempertahankan keunggulan mereka. Korfez memberikan perlawanan yang sengit dengan mencetak 29 poin di kuarter terakhir dan hanya kalah satu poin saat pertandingan berakhir. Talen Horton-Tucker menjadi pencetak poin terbanyak untuk Fenerbahce dengan 22 poin, ditambah lima rebound dan tiga assist, serta mencatatkan akurasi tembakan lapangan yang impresif dengan 8 dari 10.
Johnny Juzang juga memberikan kontribusi signifikan dengan mencetak 21 poin, tujuh rebound, dan dua assist, di mana ia berhasil memasukkan semua enam tembakannya dan hanya gagal pada satu tembakan bebas. Onuralp Bitim menambah raihan tim dengan 13 poin dan tiga rebound.
Kontribusi Pemain Korfez
Dari pihak Korfez, Filip Barna menjadi pemain kunci dengan 18 poin, tiga assist, dan tiga rebound. Mantan pemain Zalgiris Kaunas, Matt Mitchell, menyumbangkan 15 poin, sementara Boo Buie dan Jonathan Davis masing-masing mencetak 14 poin. Pertandingan ini menunjukkan ketatnya persaingan di Liga Turki, dengan kedua tim memberikan penampilan yang mengesankan.