Dalam dunia MotoGP, Davide Tardozzi, yang menjabat sebagai petinggi Ducati, menegaskan bahwa saat ini timnya dan Aprilia telah mencapai keseimbangan. Hal ini menunjukkan bahwa para pembalap akan menjadi faktor penentu dalam kompetisi di atas lintasan balap. Jika musim lalu Ducati menunjukkan dominasi yang kuat, situasi kali ini berbeda karena Aprilia telah menunjukkan kemajuan yang signifikan dan mampu memberikan perlawanan yang berarti.
Pada beberapa sirkuit, Ducati memang masih mendominasi, namun di trek lainnya, Aprilia justru menunjukkan performa yang sangat mengesankan. Tardozzi mengakui bahwa persaingan antara kedua tim semakin ketat dan keduanya kini memiliki kekuatan yang seimbang. "Kami selalu kompetitif. Ada beberapa kejadian yang kurang beruntung di awal musim, seperti halnya bagi para rival kami. Saya pikir motor-motor kami sama kompetitifnya, dan saya pikir itu akan terus berlanjut hingga akhir musim," jelasnya.
Persaingan Ketat di Paruh Kedua Musim
Tardozzi juga menambahkan bahwa di beberapa trek, seperti Silverstone, Aprilia mungkin akan menjadi favorit, sementara di trek lainnya, Ducati bisa jadi yang lebih diunggulkan. "Tapi yang membuat perbedaan saat ini adalah para pembalapnya," ujarnya saat diwawancara oleh media setempat.
Paruh kedua musim MotoGP akan dimulai dengan Grand Prix Inggris yang berlangsung di Silverstone pada tanggal 7-9 Agustus. Terdapat 11 seri tersisa yang akan diperebutkan oleh Ducati dan Aprilia. Hingga berita ini ditulis, Jorge Martin dari Aprilia masih memimpin klasemen sementara, meskipun selisihnya tidak terlalu jauh dari para rival termasuk Ducati.