Logo
Basket

Tondi Raja Syailendra: Kunci Kebangkitan Tangerang Hawks

Perjalanan Tangerang Hawks di awal musim IBL menarik perhatian setelah Tondi Raja Syailendra diangkat sebagai pelatih pengganti, membawa perubahan signifikan dalam tim.

D
Dharma Kusuma
07 August 2026 48 pembaca
Tondi Raja Syailendra Selamatkan Hawks Dari Kehancuran
Tondi Raja Syailendra Selamatkan Hawks Dari Kehancuran

Perjalanan Tangerang Hawks Basketball di awal musim ini menjadi sorotan, terutama setelah Tondi Raja Syailendra mengambil alih sebagai pelatih pengganti. Meskipun tidak langsung mengubah gaya permainan tim, Coach Tondi segera mengidentifikasi kelemahan yang ada, termasuk perubahan permainan Yesaya, yang merupakan pemain didikannya di tim PON DKI Jakarta.

"Pada pertandingan pertama (saya sebagai pelatih Hawks) melawan Dewa United, kami kalah. Tapi di pertandingan kedua, inilah yang menjadi momentumnya. Yesaya bertanya tentang permainannya,” ungkap Tondi Raja Syailendra. “Lalu saya menjelaskan bahwa permainannya telah berubah. Dia selalu memberikan bola ke pemain asing, menurut saya itu bukan keputusan terbaik," jelasnya.

Dalam pertandingan tersebut, Hawks berhasil meraih kemenangan dengan skor 79-72 atas Hangtuah Jakarta. Yesaya tampil gemilang dengan mencetak 17 poin, tujuh rebound, enam assist, dan tiga steal, menjadikannya sebagai pencetak poin terbanyak untuk Hawks di musim 2026. Sejak pelatih Tondi mengambil alih, Hawks terus meraih kemenangan hingga bulan Maret, dengan catatan 6-4. Jika ditambahkan dengan rekor tiga pertandingan di bawah kepelatihan Antonius Joko Endratmo, Hawks memiliki total rekor 7-6 untuk periode Januari hingga Maret 2026.

Evaluasi dan Keputusan Strategis

Evaluasi pun dimulai, dan penggemar Hawks dikejutkan dengan keputusan untuk melepas Joao Vitor Franca Dos Santos. Pemain yang mencetak rata-rata 25.0 poin, 14.2 rebound, dan 2.2 assist per game dalam 13 pertandingan tersebut menjadi sorotan. Coach Tondi akhirnya mengungkapkan alasan di balik keputusan tersebut.

"Mungkin selama ini publik mengetahui bahwa Franca dilepas karena tempramental. Dia sering melakukan protes yang berlebihan, dan akrab dengan technical foul," jelasnya. "Tetapi lebih dari itu, Franca meminta semua strategi permainan terpusat padanya. Inilah yang menurut saya akan merusak tim secara keseluruhan."

Dampak Perubahan Permainan

Perubahan permainan Yesaya juga berhubungan dengan keputusan untuk melepas Franca. Coach Tondi menekankan pentingnya menjaga kepercayaan diri para pemain lokal, yang mungkin akan terpengaruh jika mereka terlalu bergantung pada pemain asing. Dengan langkah-langkah strategis yang diambilnya, Coach Tondi dapat dianggap sebagai penyelamat bagi Hawks dari kemungkinan kehancuran.

Artikel Terkait