Fabio Quartararo menyatakan bahwa Yamaha tidak lagi memprioritaskan pengembangan motor untuk MotoGP 2026. Pabrikan asal Jepang tersebut kini telah mengalihkan seluruh perhatian mereka ke proyek motor yang akan digunakan pada MotoGP 2027, yang dianggap sebagai kabar baik bagi Jorge Martin dan Ai Ogura.
Quartararo menyelesaikan balapan MotoGP Jerman 2026 dengan hasil yang memuaskan, finis di urutan ketujuh. Meskipun ini merupakan salah satu pencapaian terbaiknya di musim ini, pembalap Prancis tersebut menegaskan bahwa Yamaha telah menyadari bahwa motor YZR M1 yang mereka miliki saat ini memiliki batasan yang sulit untuk diatasi pada sisa musim ini.
Fokus pada Motor Generasi Baru
Quartararo mengungkapkan bahwa fokus Yamaha saat ini adalah mempersiapkan motor generasi baru untuk MotoGP 2027. Musim tersebut akan menandai dimulainya era regulasi baru dengan penggunaan mesin 850 cc dan perubahan signifikan dalam aspek aerodinamika. "Walaupun sejak awal musim saya sudah tahu tidak akan bertahan di Yamaha, saya tetap berharap ada peningkatan performa. Saya menginginkannya bukan hanya untuk diri saya sendiri, tetapi juga untuk Yamaha," jelas Quartararo.
Dia menambahkan, "Tetapi sekarang saya tahu mereka benar-benar fokus pada proyek motor 850 cc untuk 2027. Karena itu saya tidak lagi berharap ada banyak pembaruan. Saya hanya berusaha memaksimalkan paket yang kami miliki." Pernyataan ini menunjukkan bahwa Yamaha memilih untuk mengorbankan pengembangan motor 2026 demi menyongsong perubahan regulasi yang akan berlaku di musim depan.
Pentingnya Metode Pengembangan
Strategi ini bisa menjadi keuntungan bagi Jorge Martin dan Ai Ogura, yang dipastikan akan bergabung dengan tim pabrikan Yamaha mulai 2027. Namun, Quartararo juga memberikan masukan yang penting mengenai arah pengembangan motor Yamaha. Menurutnya, tim seringkali kehilangan performa karena terlalu sering mengubah konfigurasi motor. "Motor yang saya gunakan sekarang sebenarnya sama seperti di Barcelona dan Le Mans. Tidak ada komponen baru yang akan dibawa ke Silverstone," ungkapnya.
Dia menambahkan, "Sangat menarik karena semua hasil terbaik saya musim ini diraih dengan motor dan setelan yang sama. Saya rasa kami tidak perlu membuat terlalu banyak perubahan. Akan lebih baik jika fokus pada detail daripada terus mengubah semuanya." Pernyataan Quartararo ini menjadi evaluasi penting bagi Yamaha. Di tengah ambisi mereka untuk membangun motor baru untuk 2027, pabrikan dari Iwata ini juga dituntut untuk memperbaiki metode pengembangan agar potensi motor dapat dimaksimalkan secara konsisten.
Bagi Jorge Martin dan Ai Ogura, perhatian penuh Yamaha terhadap proyek 2027 tentu menjadi kabar menggembirakan, karena mereka akan langsung mengendarai motor hasil pengembangan tersebut. Namun, masukan dari Quartararo juga mengingatkan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh motor baru, tetapi juga oleh kemampuan tim dalam menemukan arah pengembangan yang tepat sejak awal musim.